Story cover for Renjana Amerta by Novelsmanska
Renjana Amerta
  • WpView
    Reads 364
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 364
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published May 18, 2024
Ini kisah perjuangan seorang gadis, yang ingin membanggakan ayahnya, ini kisah seorang gadis, yang tangisnya dibalut oleh senyuman manisnya.

 

Ini kisah seorang gadis, yang kerinduanya mampu membuat padi menjadi tumbuh, ini kisah seorang gadis, yang kerinduanya mampu membuat padi menjadi rubuh. 


Dibalik padi yang tumbuh ada petani yang menjaganya, dibalik padi yang rubuh ada petaninya mengkhawatirkannya.

Maka dari itu ingatlah sosok seorang ayah dalam hidup kalian.
All Rights Reserved
Sign up to add Renjana Amerta to your library and receive updates
or
#211jannah
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Breathe cover
KaRa cover
Ramadhan datang, Ramadhan pulang (TAMAT) cover
Rain to summer cover
Paradise cover
YANA&GALANG [Tamat] cover
LIO And His Daughter cover
Aku dan Luka [Sudah Terbit]  cover
Sejenak Luka cover

Breathe

59 parts Complete

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-