White Sunflower

White Sunflower

  • WpView
    Reads 173
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 2, 2024
Apa jadinya jika orang biasa mendapatkan kekuatan magis dalam semalam seperti di kisah-kisah fantasy Wizarding World? Pasti sulit untuk dikendalikan bukan? Kisah ini menceritakan tentang seorang pemuda yang selalu dirundung oleh nasib sial dalam separuh hidupnya. Namun takdir buruknya kian memudar saat ia bertemu dengan seorang gadis cantik yang membuatnya kembali menemukan secercah harapan hidup. Disaat dirinya ingin berterima kasih, ke manakah gadis itu menghilang? dan kekuatan seperti apakah yang dititipkan oleh gadis itu padanya?
All Rights Reserved
#1
7dreams
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa di Dunia yang Terlupakan
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • Magicia Lovu(✔️)
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Glass Uniform (On Hold)
  • SORCERIA: Legenda Sang Penyihir Terhebat
  • WAKE UP | NCT-WAYV
  • Open Your Eyes [END]

Di ujung lorong dunia yang tak terjamah peta, berdirilah sebuah restoran kecil-hangat, remang, dan ajaib. Tak ada papan nama, tak ada antrean manusia. Namun malam demi malam, kursi-kursi kayu diisi oleh tamu-tamu dari kisah yang terlupakan: Banshee yang menangis dalam diam, Putri Duyung yang kehilangan nada, Gumiho yang menyembunyikan luka, hingga dewa bersayap yang tak sanggup berbicara. Di balik meja dapur, seorang pria memasak bukan untuk perut, melainkan untuk jiwa. Ia tak banyak bicara, namun masakannya menampung kisah dan luka mereka. Di sisinya, seorang wanita bernama Lyra menjadi jembatan antara dunia manusia dan dunia magis-seorang penjaga rasa dan kenangan. Namun restoran ini menyimpan rahasia. Pembayaran tak datang dalam bentuk uang, melainkan item magis penuh arti-dan semakin banyak yang datang, semakin besar bayangan yang menanti. Dulu mereka memasak hanya untuk bertahan hidup. Kini, mereka menyajikan rasa untuk makhluk yang bahkan dunia pun enggan mengingat. Namun... Sampai kapan tempat ini akan bertahan? Dan ketika rasa tak lagi cukup, siapa yang akan memberi arti pada dunia yang perlahan melupakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines