NaRa Story

NaRa Story

  • WpView
    GELESEN 4
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Mai 20, 2024
Nabila Sesilia Putri Pratama Gadis cantik yang memiliki kisah hidup yang tak seperti impiannya. Gadis yang tidak mendapat kasih sayang seorang Ayah. Hidupnya semakin hancur kala ia bertemu dengan seorang laki laki bernama Arrahsya Permana Putra Adiwilaga. Namun, semuanya karena jebakan seseorang yang benci padanya. Hidupnya sangat hancur, ujian bertubi tubi tiada henti. Yukk gasss bacaaa yukk
Alle Rechte vorbehalten
#202
jebakan
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Meraih Cinta Suamiku
  • DIGNITY (Pembalasan Luka Putri Sang Jendral)
  • NANDA
  • Ternyata Kita Tetangga (Completed)
  • My Perfect Husband
  • Bersaing dengan Masalalu
  • Pelangi Kedua (TAMAT)
  • Ratasya (Tamat)

Menikah karena dijodohkan dengan seorang yang dari segala sisi sempurna Arina mengira jika dirinya akan bahagia bersama dengan pilihan orangtuanya, tapi rupanya hidup tidak berjalan seperti yang Arina inginkan. Sadewa Natareja, pria yang masuk ke dalam jajaran anggota dewan rakyat paling muda ini nyatanya tidak bisa menjadikan Arina sebagai seorang istri yang seutuhnya. Pengorbanan Arina menerimanya yang berstatus duda dan merawat anaknya yang berusia kurang dari satu tahun nyatanya tidak bisa membuat Dewa mencintai Arina seperti dirinya mencintai istri pertamanya, Husna. Dimata Dewa, Arina tidak lebih dari seorang wanita yang dipilihkan ibunya untuk menjadi teman dibawah atap yang sama dan sosok yang menjadi ibu untuk putra kesayangannya sebaik apapun Arina berusaha menjadi istri yang baik untuknya. Semua hal yang dilakukan Arina serasa tidak berarti sama sekali sampai akhirnya Arina lelah sendiri, meraih cinta suaminya nyatanya hal yang mustahil bagi Arina. Perlahan, Arina menjauh membangun benteng tinggi yang membuat Dewa tersadar betapa seharusnya dia bersyukur memiliki Arina dalam hidupnya. Sayangnya, semuanya sudah terlambat. "Mas Dewa, aku capek."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien