Duchess Ellworth

Duchess Ellworth

  • WpView
    Leituras 156,543
  • WpVote
    Votos 13,191
  • WpPart
    Capítulos 50
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jan 12, 2026
Victoria Neville, Putri seorang Duke yang telah disembunyikan selama hampir delapan belas tahun. Untuk yang pertama kalinya, ia akan muncul dalam sebuah pesta di Istana kekaisaran. Banyak hal yang terjadi, tak peduli baik ataupun buruk diikuti dengan terkuaknya ia sebagai seorang Morrow. Belum penuh satu hari ia berada di Istana Kekaisaran, Victoria harus terpaksa bersinggungan dengan seorang Grand Duke Muda. Hal itu terjadi hanya karena sebuah kesalahan kecil, tak dapat dipungkiri bahwa kesalahan itu memang terjadi karena ulahnya. "Aku bertanya-tanya siapa orang yang berani masuk ke dalam kamarku sembarangan." "Jika Aku jadi kau Tuan, Aku akan segera mundur."
Todos os Direitos Reservados
#10
icytokkie
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • I Was The Evil Witch
  • Antagonis LADY Isabella
  • I'm not Real What You Know (End)
  • MASTER || ENHYPEN
  • Lady Gen Z
  • Hidden Romeo || SUNGHOON & JAY ENHYPEN
  • BET on LOVE (Jangkku)
  • The Antagonis Body!
  • Wasted Princess [On Going]
  • Roos

COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo