Bagi Oline, Erine tak ubahnya permata terang yang mustahil tinggal di dekapannya. Sementara bagi Erine, Oline adalah muara tenang yang terlampau indah untuk disentuh tangan yang biasa menggenggam luka. Dari satu malam nekat yang mengikat jemari, mereka memilih buta demi merawat janji. Menutup mata dari ganjalan yang merayap sunyi, bersembunyi di balik hangat yang belum tentu abadi. Disclaimer: This story contains explicit contents that are not appropriate for minors. Also mentions a lot of homophobic environment & behaviour. Read at your own risks.
Plus d’Infos