RAHSYAHSA (On Going)

RAHSYAHSA (On Going)

  • WpView
    Membaca 200
  • WpVote
    Vote 53
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Agt 22, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Kenapa hidup kita gak seenak hidup orang-orang. Padahal aku juga pengen ngerasain hidup bahagia seperti orang-orang di luar sana." Ucap Syahsa lirih. Rahsya diam sebentar, ia menarik napas lalu membuangnya. Tangannya terangkat mengelus rambut coklat milik Syahsa. "Kita punya jalannya masing-masing, hidup emang kelihatan nikmat tetapi banyak sekali kepahitan yang harus kita hadapi. Mereka juga punya masalahnya masing-masing jadi jangan pernah bandingin hidup lo sama hidup mereka. Mulai sekarang syukuri, nikmati, jalani. Jangan lupa berdoa meminta agar sabarnya di luaskan. Lo gak sendiri, gw ada disini, kita berjuang bersama-sama." Ucapnya. Lalu menarik Syahsa kedalam pelukannya. "Janji jangan tinggalin aku ya, aku takut kalo gaada kamu." Ucapnya sambil menyodorkan jari kelingkingnya. Rahsya menautkan jari kelingking miliknya ke jari kelingking milik Syahsa. "Janji. " YUKKK BACAAA CERITANYAAAA!!! KEPOIN SAMPAI TAMAT😋
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#152
permasalahan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Look at Me, MAMA! ✔
  • THE UNYIELDING  [END]
  • Deberìa Redirme? (End)
  • Semesta dan Lukanya [TERBIT]
  • SKENARIO RASA
  • Dear of Natasya
  • Stronger Than Another
  • AIRA [On Going]

"Mama, lihat! Lukaku semakin parah." "Mama, aku ingin sembuh." "Mama, aku kedinginan. Aku ingin dipeluk mama." "Mama, jangan pukul aku lagi. Badanku sakit semua" "Mama, aku menyayangimu." ~~~ Fella, Seorang gadis berusia 17 tahun, tak pernah sekalipun merasakan kasih sayang dari sang ibu sejak dia lahir. dia berusaha untuk mendapatkan kasih sayang dari ibunya, bukannya kasih sayang yang dia dapat namun malah mendapat Tamparan, caci maki, umpatan, dari sang ibu. Kekerasan Fisik juga dia alami, hati yang teriris juga badan yang remuk redam tak membuat semangatnya patah. Tak sampai disitu, dia kembali diuji dengan penyakit yang diderita olehnya. Dia terima itu semua. Cacian dan siksaan dari sang ibu terasa menjadi kesakitan yang sempurna dengan adanya penyakit ini. Berjuang dengan sekeras tenaga untuk mendapat satu pelukan dari sang ibu. Berusaha melawan sakit yang menerpa tubuh juga hatinya untuk mendapat satu kalimat sayang dari sang ibu. Berusaha bertahan hidup melawan penyakit yang ada untuk orang-orang yang menyayanginya. Dengan bermodalkan keyakinan dia bertahan. Berharap pada sang pencipta untuk memberikan pelangi sesudah badai yang menerpa tiada henti. Akankah Fella mendapatkan apa yang dia inginkan? keinginan yang sederhana namun sangat berarti untuknya. Dalam cerita ini kita akan ikut merasakan perjuangan Fella. Bagaimana kesakitan yang dia rasa. Bagaimana dia mendapatkan kebahagiaannya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan