The That Savior

The That Savior

  • WpView
    Reads 183
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 31, 2024
"Memangnya kamu ga malu dicintai sama om om?" "Loh justru aku yang nanya mas, emangnya mas gapapa hidup sama wanita seperti aku? dan anakku ini?" tanya Chika. Ethan mengelus kepala Chika lembut. "Saya tidak keberatan, jika saya keberatan tidak mungkin saya mau tertanggungjawab atas dirimu." jawabnya. Terdiam sejenak, Chika merasakan kehangatan menyembur dipipinya. "Mas, ayo saling mencintai, ayo buat kisah ini bukan sebagai masalah." ucap Chika manis.
All Rights Reserved
#179
leeheeseung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sesal Yang Terlambat
  • ✔Felicity Conditions - Yechan Jaehan
  • GrapicH [✔] JOHNTEN FML
  • Our Life Journey
  • So Lucky To Be Your Wife [COMPLATE]
  • (End) My Punishment
  • Best Of Name (END)
  • Tua Tengil
  • Love Is You (Tamat)
  • Pregnant with Rebel Prince

"Cukup ambil bayimu, kenapa harus sampe menikah dengan OG rendahan itu, Israd?"tanya Zia marah dengan mata melotot tak terima pada sang anak. "Biar aku punya kekuatan hukum, Ma. Biar anak itu jatuh sepenuhnya ke tanganku tanpa ada drama dan perlawanan di masa depan, hanya itu. setelah dia melahirkan, aku ceraikan dia, usir dari rumah, dan anakku mama bawa Ke Singapura. Biar dia tidak bisa melihat anaku sedikitpun, masalah selesai, lalu aku menikah dengan kekasihku."jawab Irsad tenang, tapi percayalah, ucapan dengan nada dan raut tenang Irsad, membuat seorang perempuan mungil yang menempel bagai cicak di belakang pilar, menggigil takut dengan hati yang amat sakit di dalam sana mendengar semua ucapan para orang kaya jahat itu. Tapi, untung saja, dia bisa menguasai diri dengan cepat. lalu senyum sinis, terbit begitu mengerikkan di bibirnya. "Oh begitu, ya. Indah sekali mimpimu para orang kaya, tapi maaf, aku tak sebodoh dan selugu itu! Ku pastikan di hari pernikahan, aku sudah pergi sejauh mungkin dari hidup kalian para penjahat bersama dengan anakku pastinya!"desisnya bagai janji hidup dan matinya. Walau dia orang kampung dan miskin, jangan harap dia selugu seperti yang di pikirkan oleh Irsad bejat yang sudah menodainya 2 bulan yang lalu!

More details
WpActionLinkContent Guidelines