Gadis Pembawa Hujan

Gadis Pembawa Hujan

  • WpView
    Membaca 35
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jun 9, 2024
Hanya orang dewasalah yang tahu dimana orang tua kita dan semua anak muda yang menghilang di laboratorium. Kita sebagai anak muda hanya mengikuti perintah Doktor saja, dia dan pemikiran ambisiusnya hanya orang dewasalah yang tahu, kita sebagai anak harus punya sikap setia kepada mereka. Ray adalah anak yang dulunya terkena amnesia karena insiden yang tidak diketahuinya. Di umur 15, dia bertekad untuk menemukkan jawaban dari pertanyaannya yang selalu melekat di benaknya. Siapa gadis di masa lalunya yang terlihat samar baginya? Dan apa rahasia orang dewasa? Kenapa mereka sangat obsesif? Kenapa kita digunakan seperti alat?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#189
novelromansa
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • Jangan Jatuh Cinta Padaku (OnGoing)
  • PORTULACA
  • DEATH GIRL
  • ASRAR|
  • BLUFF
  • Samantha
  • MY LIFE
  • My Genius Secret Admirer

Adara, seorang gadis berusia 15 tahun, merasa bahwa dirinya buruk rupa, apalagi ketika orang-orang membandingkannya dengan Ananda, abangnya yang merupakan cowok pintar, tampan, dan rajin. Adara merasa bahwa abangnya sempurna, tidak seperti dirinya. Adara sering merasa minder dan insecure karena merasa tidak punya hal yang bisa dibanggakan, kecuali menari. Adara suka menari, tetapi ia tidak percaya diri jika harus menari di depan banyak orang. Ia merasa malu pada penampilan fisiknya yang menurutnya tidak menarik. Suatu waktu, ada lomba menari yang diadakan oleh SMA tempat Adara bersekolah. Marvelo, sahabat Adara, sangat mendukung Adara untuk mengikuti lomba tersebut. Tadinya Adara tidak mau mengikuti lomba tersebut karena tidak percaya diri, tetapi suatu kejadian besar menyangkut Marvelo membuat Adara mau mengikuti lomba tersebut meskipun dirinya masih sering minder dan sulit untuk percaya diri. Apakah Adara bisa melawan rasa takutnya untuk tampil percaya diri? Adara berharap ia bisa keluar dari rasa takutnya dan bisa memandang dunia dengan percaya diri. *Naskah ini diikutsertakan dalam dalam Writing Marathon Seluna

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan