Mereka bilang sekolah ini tempat belajar. Tapi aku lebih suka menyebutnya tempat pembantaian. Satu per satu menghilang... lalu mayat ditemukan. Tapi anehnya, mereka tetap ada di kelas, duduk diam. Hidup... atau mati?
Persahabatan kedua orang remaja yang melewati begitu banyak ujian, keduanya sama-sama terluka dan larut akan kesedihan yang mereka pendam bertahun-tahun tanpa ada yang terungkap satu sama lain membuat keduanya terjebak dalam luka lama yang mereka buat sendiri.
"Aku muak padamu, bisakah kamu menghilang, jangan mengangguku menghilanglah dari hidupku"
Perkataan jaemin terus terputar di otak Jeno, satu tetes cairan bening keluar dari pipinya bersama dengan rasa sakit yang ia rasakan saat ini.
$$$
{Complete Chapter √ }
Teaser Video FF ▶️ tiktok: Soongo_