SAMUDERA

SAMUDERA

  • WpView
    MGA BUMASA 86,302
  • WpVote
    Mga Boto 3,799
  • WpPart
    Mga Parte 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Jun 3, 2024
" Samudera? " Arabella memanggil nama itu, Gadis itu memanggil dengan lirih samuderanya. Matanya berkaca-kaca, hatinya berdenyut sakit. Tatapan samudera membuatnya sakit. Gavindra, lelaki itu menarik samudera. Sang ketua Gatnamorss ke-8 itu tidak boleh lemah seperti saat Arabella meninggalkannya dulu, banyak yang dikorbankan Samudera saat itu dan Gavin tidak ingin kejadian itu terulang lagi. Samudera diam saja, lelaki itu hanya diam berjalan dengan tatapan yang semakin tajam dan dingin. Namun, Hatinya? sudah tak berbentuk lagi. Samudera kira melihat Arabella mungkin sudah tidak akan sesakit dulu, namun ternyata itu salah besar. Hatinya masih tertutup rapat untuk gadis itu Kalea Dwi Arabella cintanya Samudera Bumi Chandrakala. "Luka lama itu, belum sembuh." -Samudera Bumi Chandrakala, Sang ketua Gatnamorss ke-8 ••√•• Ada baiknya kalian Follow dan Vote dulu sebelum membaca ya❤️‍🩹Happy Reading untuk kalian, selamat bertemu dengan Samuderanya Arabella🫵 Tiada kesan tanpa komentar yang ditinggalkan untuk dirinya, Sekian🫶 Posted on wattpad, Mei 2024. Most impressive ranking! #1 in Samudera [ 27 Mei 2024 ] #6 in Romance [ 26 Mei 2024 ] #5 in Arabella [ 31 Mei 2024 ] #18 in Bestseller [ 31 Mei 2024 ]
All Rights Reserved
#327
bestseller
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Salah Status

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman