Bagaimana dengan kita?

Bagaimana dengan kita?

  • WpView
    Membaca 194
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 31
WpMetadataReadLengkap Sel, Jul 16, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
Cerita ini diawali dengan Prolog dan akan diakhiri dengan Epilog, namun kisah yang terjadi didalam cerita ini hanya berupa Prolog tanpa adanya Epilog Serta ditulis dengan luka yang nyata. "Namanya Mikayla atau Mikasha?" "Mikayla." "keren ya namanya." sang pemilik alis tebal yang identik dengan polo shirt hitamnya itu, memang telah berlalu cukup lama, dan memang telah usai sedari kapan hari. Namun, aku penasaran, Apa yang membuatnya berlalu begitu cepat? terlalu cepat sehingga aku tak dapat merasakan kehadirannya untuk waktu yang lebih. Hanya ada satu pertanyaan, Mengapa tak menetap lebih lama? menetap untuk berjalan menelusuri jalanan, menetap untuk bersama-sama mengunjungi tempat yang belum pernah dikunjungi, menetap untuk bersama-sama mengetahui hal baru, dan menetap untuk banyak hal.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Diary Raka [Selesai]
  • "Polaris & Umbra: Cahaya yang hilang"
  • ALEXAVIER[HIATUS]
  • Bulan Retak di Langit Senja
  • Only A Hope
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Lost in Reverie [Moqeel]

Tak ada yang lebih penting bagi Raka selain seorang gadis bernama Nadira, Raka bahkan sudah lelah mengejar cinta Nadira yang tak kunjung dibalasan, Nadira malah lebih memilih adik Raka sendiri, hal yang membuat luka baru yang tak kunjung usai. Raka tak pernah menyerah, walaupun Nadira selalu menyakitinya berkali kali, berbagai cacian dan penolakan dari mulut Nadira tak membuat Raka berhenti mencintainya, bahkan semestapun tak pernah sudi rasanya menyatukan kedua manusia yang penuh dengan luka itu. "Hebat ya luka kemarin aja belum sembuh, sekarang luka baru lagi?" "Sadar Rak! Gue gak pernah suka sama lo, gue gak pernah Cinta sama lo" Hingga suatu saat Nadira terluka karena kekasihnya, kemudian Raka datang sebagai tempat dan obat penyembuh, meskipun ia akhirnya tahu bahwa Nadira hanya membutuhkan Raka sebagai tempat pelampiasan. Disisi lain permasalahan terus datang dikehidupan Raka, membuat luka yang belum sembuh, kini luka baru seolah datang bersamaan, tak ada bahu untuk bersandar, dan tak ada seseorang yang tulus mencintainya. Pada akhirnya Raka berhenti memperjuangkan Nadira, Raka berteman dengan sepi dan memeluk gelap, tapi ketika Raka menghindar Nadira malah masuk kembali dalam kehidupan Raka. Bisakah Nadira mencintai Raka, atau malah sebuah kepergian menjelaskan semuanya? •Follow dulu sebelum baca•

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan