SIAL
  • WpView
    Reads 2,396
  • WpVote
    Votes 914
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 31, 2025
Halaman belakang adalah karya seni bagi seseorang yang sedang bosan saat mata pelajaran dimulai, meraka akan membuat goresan abstrak atau mungkin sebuah lukisan yang cantik,, terkadang mereka lebih fokus pada kegiatan diri sendiri dari pada harus fokus ke depan mendengarkan sebuah materi yang tidak disenangi atau membosankan mungkin?. Apakah kalian juga sama? saat bosan dengan pembelajaran kalian akan mencoret bagian buku di halaman belakang atau memainkan handphone? Ya, kegiatan tersebut tidak aneh, untuk meningkatkan kesadaran dari rasa mengantuk saat mata kuliah yang panjang. Bagitu juga dengan Rei si Mahasiswa yang sngat suka corat-corat di buku halamnya, lamun lebih banyakkata umpatan kasar yang ia tulis karena kesialanya. Rei dirinya merasa karena memiliki nama tersebut kehidupannya selalu sial, apakah dia harus mengganti namanya agar tak ada kesialan lagi? ya itu hanya sebuah pemikiran yang sangat aneh. Namun lagi-lagi Rei berpikir untuk menganti namanya dikala kesialan yang paling parah datang ke dalam hidupnya. Kisah percintaan yang membuat Rei trauma akan membuka pintu hati kembali. Penasaran? langsung aja mampir ke dalam kisah kehidupan Rei Cover by Pinterest + Stekchbook
All Rights Reserved
#597
kehidupan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Repihan Rasa (Selesai)
  • Calandra [SUDAH TERBIT]
  • Compromise
  • TOUCHED (End)
  • AURORA
  • The Fifth Taste
  • Seperempat Aku dalam Dunianya

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines