Bukan Aku yang Dia Inginkan

Bukan Aku yang Dia Inginkan

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 22, 2024
Bagi Anna, hidupnya sudah suram sejak remaja. Ia terpaksa menjadi ibu di usia delapan belas tahun, tanpa suami. Namun hidupnya cukup baik berkat ibu dan putri kecilnya. Anna sangat membenci pria tak bertanggung jawab yang membuatnya harus mengalami hal seperti ini. Bagi Anna, ia tidak butuh pria manapun lagi. Ia ingin terus berdiri di atas kakinya sendiri hingga hatinya terketuk oleh atasan yang begitu baik pada putri kecilnya. Bahkan pria itu mengajaknya menikah dan ia juga putri kecilnya diterima dengan sangat baik oleh keluarga pria itu. Saat semua tampak baik-baik saja, nyatanya Anna harus sadar diri jika pria itu tidak pernah menginginkannya, pria yang masih larut dalam masa lalunya. Pernikahan ini tak lain hanya untuk menyelamatkan pernikahan pria itu yang telah diatur namun ternyata kekasihnya meninggalkannya tepat satu bulan sebelum pernikahan mereka. Anna jelas merasa dibodohi karena ia tidak pernah tau kejadian sebenarnya, jika ia hanya dijadikan sebuah pelarian. Lalu di saat semua benar-benar nyaris hancur, kenapa ayah dari putrinya harus muncul kembali dan membuat segalanya menjadi jauh lebih rumit? -Sepertinya hidup aku emang nggak boleh tenang-- Anna -Mungkin aku bisa memulainya lagi, tapi aku tidak berjanji hatiku akan menerimamu-- Kavi -Andai waktu bisa diulang, aku nggak akan meninggalkan kalian-Dewa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Call It What You Want (END)
  • ARUNA
  • The Bleeding Lady [completed]
  • RETAK [END]
  • Behind Our Eyes
  • Forced Love
  • Dear Boss's Daughter

Menjalani pernikahan yang menurut Zayra terlampau biasa-biasa saja membuatnya merasa jenuh. Apalagi dihadapkan dengan suami yang setiap kali berbicara selalu memancing emosinya. Tak pernah melakukan kekerasan, laki-laki itu hanya menjengkelkan bagi Zayra. Semua hal yang menjengkelkan itu selalu kalah setiap kali Zayra memandang sosok Arya dengan dalam. Dibalik tingkah menjengkelkannya, tetap laki-laki itu adalah pilihannya sedari awal. Ia pikir Arya yang dipilihnya menjadi pasangan sehidup semati tidaklah buruk. Namun hampir satu tahun pernikahan, dirinya hanya mendapatkan sebuah kebingungan. Zayra tentu tidak tahu bagaimana perasaan Arya yang mengemban peran sebagai suami. Tapi Zayra bukan tidak mengerti bahwa semestinya dari awal ia tak memilih Arya untuk berada di sisinya. Karena Zayra tahu laki-laki itu masih menyimpan rapi dan apik kenangan bersama mantan calon istrinya. Menjelang perayaan satu tahun pernikahan nanti haruskah ia memilih untuk mengakhiri semuanya dengan Arya, laki-laki pertama yang mengisi hati serta harinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines