Senja dan Kisahnya

Senja dan Kisahnya

  • WpView
    Reads 2,431
  • WpVote
    Votes 473
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 8, 2026
Bekerja menjadi asisten rumah tangga keluarga Wijaya adalah luka yang Senja pilih. Bertemu dengan keluarga Wijaya adalah rasa sakit yang menggelayutinya setiap hari. Tidak mudah bagi Senja untuk bekerja di rumah keluarga yang menolak kehadirannya saat lahir ke dunia. Namun Senja juga tidak bisa pergi, karena ia sudah terlalu sayang dengan mereka. Akankah suatu hari nanti Senja akan sadar dan berhenti menyakiti perasaannya sendiri?
All Rights Reserved
#3
tawa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dari Luka Untuk Tawa✓
  • SENJA TERAKHIR[Hiatus Sementara]
  • Keluarga (Tidak) Terencana
  • HAIDEN
  • Senja dan Jingga
  • 7. Titik Terakhir Senja
  • Kita, Cinta & Luka [END]
  • Sebuah Antara ✔
  • Sandyakala | Haechan
  • Go Home || NCT dream [SUDAH TERBIT]

Terimakasih luka ... Walau datangmu tak pernah jadi harap, Walau adamu selalu menjadi tangis, Tapi, berkatmu aku sadar ... Tak ada bahagia selagi kau belum terlihat. Jangan bersedih, luka ... Karena hadirmu adalah mutlak. Dan aku tak bisa menolak. Sebab, kau akan menjadi sumber, akan datangnya bahagia suatu hari nanti. Ya, masih nanti ... Entah kapan tepatnya. _Kenta Senjaya_ °°° Hidup di dunia itu selalu berdampingan. Seperti contohnya, tawa akan selalu berdampingan dengan luka. Jadi, jangan terlalu bahagia jika tak ingin terluka lebih banyak. Ini tentang kisah remaja 16 tahun yang selalu terlibat dengan drama kehidupan. Bangkit untuk jatuh, tertawa untuk menangis, bertemu untuk kehilangan, dan begitu seterusnya. Karena nyatanya Roda kehidupan akan terus berputar. Siap tak siap remaja 16 tahun ini harus tetap menghadapinya. Konflik kehidupan tak akan pernah berhenti jika nafas masih berhembus. plagiat silahkan minggat! Murni karya sendiri. Jangan lupa vote dan coment nya. Terimakasih untuk yang sudah berkenan mampir di cerita ini. Salam: Shinyaya ©2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines