Di rooftop kampus, tempat di mana semua bermula, sebuah momen pertemuan antara seorang gadis pemuja karya sastra dengan pemuda bermata sayu yang telah menjadi suratan takdir.
Waktu terus berjalan, mereka pun semakin sering menghabiskan waktu bersama. Bukan karena kata-kata cinta yang diucapkan, melainkan karena kehadiran satu sama lain yang selalu dinantikan. Setiap pertemuan membawa harapan baru, dan setiap perpisahan meninggalkan kesan yang dalam di hati mereka.
Tanpa disadari, mereka telah merajut benang-benang halus dari perasaan yang indah, menyiratkan bahwa di balik setiap momen bersama mereka, ada cinta yang tumbuh tanpa perlu didefinisikan. Ini adalah kisah yang menunjukkan bahwa terkadang, cinta terbaik adalah yang tumbuh dalam keheningan, dalam kebersamaan yang sederhana namun bermakna.
Alwi adalah pewaris dari perusahaan besar, tak hanya itu, dia juga tampan, ramah, dan sangat perhatian, benar-benar boyfriend material. Namun, sebuah kejadian saat SMA membuat Alwi sadar bahwa status, dan latar belakang keluarganya itu membuat dia hanya dikelilingi oleh orang-orang munafik yang hanya mencari keuntungan darinya. Oleh sebab itu, Alwi memutuskan untuk melanjutkan kuliah di luar kota, dengan menyembunyikan status sosialnya agar tidak lagi mengalami kejadian serupa. Namun, secara tak sengaja dia bertemu dengan Meida, teman satu smpnya yang terkenal karena sikap galaknya. Takut kalau-kalau Meida menyebarkan gosip tentang status sosialnya pada orang-orang, Alwipun terus berada didekat Meida untuk memastikan gosip itu tak terjadi. Akan tetapi, kebiasaan dirinya yang terus memerhatikan Meida, membuat Alwi terjebak dalam pesona tak terduga wanita itu, hingga berakhir pada kebucinan akut yang sulit disembuhkan.