Guardian of Lirisiana

Guardian of Lirisiana

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 28, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
Mungkin kalian bingung kenapa makhluk ini disebut monster. Padahal dia tidak seseram yang kalian bayangkan. Aku pernah baca kalau di universe lain makhluk ini disebut "Binatang". Entahlah, tapi nama itu justru lebih menyeramkan dari makhluk ini. Sebuah cerita petualangan empat pemuda yang pemberani. Mereka adalah Alnas, Kiruk, Duna, dan Rake. Konon monster-monster itu terpengaruh kekuatan jahat, hingga menjadi busuk. Bagaimana mereka mengatasi monster-monster busuk itu?
All Rights Reserved
#372
pertarungan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembah Arunika
  • Hutan Terlarang [END]
  • LARUNG
  • SCAVENGER
  • Elemental Wariors
  • Di 1726 Mdpl
  • Nightfall
  • Hello ZUZU [E N D]
  • Desa Pendosa - TAMAT ✔️
  • PULANG DALAM DEKAPAN GUNUNG SALAK

Dina hanya ingin lari sejenak. Dari rumah. Dari kampus. Dari masa lalu yang tak pernah benar-benar ia tinggalkan. Maka ia mengajak empat temannya-Bagas, Ayu, Raka, dan Tari-untuk mendaki Gunung Mahesara, gunung yang katanya penuh legenda, namun jarang tersentuh wisatawan. Lima remaja dari latar dan budaya berbeda, menyatu dalam perjalanan menuju puncak. Awalnya, ini hanyalah perjalanan tentang alam, peluh, dan keheningan hutan. Namun segalanya berubah ketika mereka menemukan sebuah percabangan jalur: satu jalur resmi, satu lagi tertutup semak dan larangan. Dari sinilah semuanya bermula. Kabut turun. Kompas tak lagi bekerja. Hutan mulai berbicara. Mereka tersesat di tempat yang tak ada dalam logika-Lembah Arunika, dunia tersembunyi yang hanya muncul bagi mereka yang memikul beban tergelap. Di lembah itu, sihir bukan dongeng. Makhluk gaib dari mitologi lokal bukan sekadar cerita rakyat. Mereka nyata. Hidup. Dan menjaga keseimbangan dunia yang mulai retak. Kelima sahabat ini harus menghadapi rintangan demi rintangan-bukan hanya melawan kekuatan jahat yang mengancam lembah, tetapi juga menghadapi sisi tergelap dalam diri mereka masing-masing: kemarahan, penyesalan, ketakutan, dan kesalahan yang tak pernah mereka maafkan. Dalam perjalanan yang penuh luka dan kehilangan, mereka mulai bertanya: Apakah lembah ini benar-benar dunia lain-atau justru cermin dari hati yang terluka dan ingin disembuhkan? Dan di tengah kabut yang tak kunjung sirna, satu pertanyaan terus bergema: Apakah mereka akan menemukan jalan keluar-atau justru menjadi bagian dari lembah itu selamanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines