Elipsis
  • WpView
    Reads 1,224
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 25, 2026
Mari ke sini... mampir sebentar. Bukankah kau juga butuh istirahat? Kurang keras apa hidup menghajarmu siang tadi? Kau bisa sejenak lepaskan penatmu di ruang ini. Boleh ada tangisan, boleh ada tawa kecilmu, bahkan kau boleh marahi tulisanku. Manusia... selalu dipenuhi hiruk pikuk isi kepalanya. Hari ini wajib menghasilkan uang, besok perlu lebih sabar atau lusa ia akan menjemput gelar sarjana yang membanggakan orang tuanya. Tulisan ini tidak akan menghakimimu. Aku mencoba menjadi apa saja yang kau butuh. Kalau kau tak bisa menemukan sesuatu dalam aku, tak mengapa. Aku juga bisa menjadi bukan apa-apa, atau siapa-siapa bagimu. Kau bisa baca tulisan ini dalam perjalanan pulang bersama kereta menyebalkan Jakarta, di alun-alun sebuah kota Jawa Tengah atau pada sebuah senja biasa di Bali. Terakhir... kalau kau sudah selesai membaca bagian-bagian dari tulisan ini, aku harap kau mampu menjadi lebih lega. Silakan melanjutkan petualangan, petualang!
All Rights Reserved
#1
rest
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suck It and See (Complete)
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • BALADA KEHIDUPAN
  • I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} ✓
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Dear Future (new version)
  • CENGKRAMAN DIRGA'S
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Belia & Keandra (END)

Qia dijodohkan dengan Aji, seorang tentara angkatan darat yang sifatnya sungguh berkebalikan dengannya. Meskipun dituntut untuk segera beradaptasi dalam menjalankan peran barunya, gadis itu pantang menyerah dalam mempertahankan kebebasannya. *** Menjadi anak dari seorang jenderal di negeri ini membuat Aqilla Azzahra selalu dikekang ribuan aturan dan segala aspek tentang dunia kemiliteran ini mulai terasa memuakkan! Terlebih ketika kebebasan yang baru saja ia rasakan harus dirampas kembali kala sang ayah menjodohkannya dengan Aji Baathara Wirya, seorang kapten angkatan darat yang kaku dan dingin. Gagal melobi Aji untuk bersepakat membatalkan perjodohan mereka. Mau tak mau, ia menerima titah sang ayah untuknya: menikah tanpa cinta dan kembali terjebak di dunia kemiliteran. Apa yang akan terjadi ketika Qia mendapati dirinya mulai terpesona pada karisma seorang pria yang sudah memproklamirkan dirinya tak memiliki waktu untuk merasakan cinta?

More details
WpActionLinkContent Guidelines