DENIAL DEFENSE

DENIAL DEFENSE

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 10, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Fantasy
Action and Thriller
Dia, sosok yang selalu di inginkan semua orang. Kehadirannya selalu di apresiasi, semua kaum adam menginginkannya dan semua gadis ingin seperti dirinya. Daya tariknya begitu kuat, memikat dan memancarkan pesona yang tak tertahankan. Sempurna, setiap gerak tubuhnya terlihat halus dan sikapnya yang menenangkan. Namun seolah dikutuk, kehadiran seseorang dengan sifat yang bertolak belakang dengannya. Kejam, licik, manipulative dan tak berperasaan. Siapa sangka yang di anggap sebuah kutukan, nyatanya tombak tajam yang siap menusuk siapapun yang mengganggu miliknya.
All Rights Reserved
#4
perfect
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • Clause of Us
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • Silent Traces by the Sea [Usai]
  • Night Calls
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Jadi Bodyguard? (Selesai)
  • Under The Authority Of Senopati
  • OBSESISEAN 21+ (TAMAT)
  • DOMINEX | The Crime Lock

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Duda 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines