non afiliasi

non afiliasi

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 24, 2024
sendiri itu sepi tapi bersama orang juga sangat melelahkan, mineva Mendes menjalani hidup nya seperti manusia yang membutuhkan batrei dimana kesendirian itu sendiri sumber energi nya, bagaimana jika ada seorang pria yang tergila gila dengan mineva, yang terobsesi untuk memiliki gadis itu? alih alih Takut seperti orang kebanyakan, mineva malah melihat hal itu sebagai peluang untuk kehidupan yang dia impikan. "jangan pergi Tampa izin ku.." sibuk duduk sambil membaca buku, Eva mengalihkan pandangan pada pria yang menjadi calon tunangan nya. "oke... beliin aku buah anggur saat kamu pulang" ia kembali membaca buku, tidak mempedulikan kalimat persetujuan serta ciuman di pipinya. . . . . "ikut aku ke pesta reunian nanti malam" ucap Eva sambil membaringkan kepalanya dipangkuan pria, yang sedang sibuk dengan komputer nya. "Of course" . . . "bukan dia yang menjadi milik ku, tapi, akulah yang menjadi milik nya"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Milka's Destiny {On Going} Belum Di REVISI
  • Aku Masih Percaya Cinta
  • Don't Love for DEVIL'S (HIATUS)
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • World Of Magic [2]
  • NOT SAME (COMPLETE)
  • CENGKRAMAN DIRGA'S
  •  Istri Untuk Anak Manja (End)

Andra semakin menggenggam erat tangan Milka. "Please, bertahan Mil. Kamu harus kuat hiks... hiks.." Air matanya jatuh mengenai tangan Milka. Milka hanya tersenyum. Senyum yang memancarkan kepedihan. "Ish Ndra. Kam-kamu jangan nangis dong." Tanganya terangkat untuk menyeka air mata Andra dengan sisa tenaga yang ia punya. "Aku punya 1 permintaan." Andra menggeleng, tanda tidak setuju atas akan permintaan apapun yg Milka minta. "Aku bakal tetep minta ini ndra. Dan kamu harus penuhi. Kamu janji sama aku." Andra tetap menggeleng. Ucapan Milka seakan dirinya ingin memberitaukan permintaan terakhirnya. Tidak! "Aku anggep kamu setuju. Aku tau keadaan dia ndra. Aku akan be-" *PENASARAN? LANJUT BACA AJA!

More details
WpActionLinkContent Guidelines