Cieee ... Pacaran!

Cieee ... Pacaran!

  • WpView
    Reads 231
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing1h 22m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 12, 2025
Sebaik-baiknya menikah adalah di waktu yang tepat, bukan yang cepat. Anindya akhirnya melabuhkan kisah cintanya pada sosok pemuda di masa lalunya, si mantan (calon) pacarnya; Desta. Setelah banyak hal yang mereka lalui selama memutuskan untuk berjalan masing-masing, ternyata takdir membawa mereka kembali ke titik semula. Banyak orang yang tak pernah menduga bahwa akhirnya mereka bersama, dan banyak pasang mata yang terkadang menatap heran dengan kehidupan mereka yang terkesan tiba-tiba. Perjuangan dan pengorbanan seperti apa yang telah mereka lalui hingga berakhir di kapal yang sama? *** "Aku memilihmu bukan karena penyesalan, tapi kamu adalah sebuah tujuan." -Anindya, 25/11/25 "Dan aku memilihmu bukan karena tanpa alasan, sebab kamu memang layak diperjuangkan." -Desta, 25/11/25 *** @sipalinggalau123 Sltg, 25/05/24
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Takdir Memilih [C]
  • Pelangi Setelah Hujan
  • AFTER MIDNIGHT [DISCONTINUE]
  • SEMBUHKAN LARAKU, SEMBUHKAN LARAMU
  • VIE
  • My Best Mama
  • Sampai Menutup Mata

Cinta Dayyan Azmeer pada mulanya hanya terpaksa, bukan kerana cinta dan kasih. Siapa sangka dia akhirnya terjerat dalam perasaan yang selama ini dia tutup rapat cinta ikhlas yang pernah dia beri dahulu telah dikhianati. Kehadiran Aryana Qisha merubah segalanya... "Aryana Qisha... I want to be the one who holds your hand through the good and the bad. I want to be your strength when you feel weak. And if you let me, I promise I'll never let go."- Dayyan Azmeer Dayyan Azmeer melihat isterinya kaku tanpa reaksi, membuatkan amarahnya memuncak. "Aryana Qisha, I talk with you now. I'm your husband!" ujarnya tegas. "Tak perlu nak bersayang-sayang dengan aku... kalau perkataan 'sayang' itu akhirnya kau yang hancurkan sendiri," balas Aryana Qisha. Kemunculan Qhairina Imani pula menjadi penghubung di antara mereka berdua. Qhairina yang kelihatan baik, rupa-rupanya tersepit dalam dilema yang tidak pernah dia pinta... Mampukah mahligai Dayyan Azmeer dan Aryana Qisha bertahan selamanya atau adakah takdir akan terus berpihak kepada mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines