"Ada yang bikin kamu capek gak hari ini?" Adalah pertanyaan terakhir yang selalu kamu utarakan sebelum kita benar-benar berpisah.
Aku mengangguk. Kemudian cerita-cerita yang membuat kepalaku penuh hari itu seketika tumpah. Dan kamu, tidak pernah bosan mendengarkan. Kamu, Abigail Bimantara, selalu tahu cara memperlakukan wanita bagaimana. Kamu yang hari itu sangat aku genggam, suatu hari menjadi sosok yang membuatku tiba-tiba tersesat. Seperti menjelajahi hutan belantara, semakin dalam aku memasukinya, aku semakin tidak menemukan jalan untuk kembali.
"Rain, jika ada hari dimana kamu merasa paling lelah, hingga napas aja rasanya sesak, kamu boleh nangis sepuasnya sama aku. Jika ada hari dimana kamu merasa paling bahagia, sampai nggak tahu harus membaginya dengan siapa, datang saja ke aku. Jangan sungkan, aku Abigail-mu. Meski hujan badai sekali pun, aku pasti datang. Tapi kalo terlalu lebat, neduh dulu boleh?"
___________
Pict by Pinterest
Start from 25/5/24
Present by @Rifaa_16
[COMPLETE]
Di kala hujan merindu
Teringat aku akan sosokmu
Letih kalbu ini
Hanya sekedar memandang tanpa bersatu
"Ar!" teriaknya dari kejauhan.
Lelaki itu berbalik dengan tatapan datar. "Kenapa?"
Gadis itu segera berlari mendekat. "A-Adel-"
"Ada apa dengan Adel?" tanyanya khawatir, raut wajahnya yang datar seketika berubah menjadi cemas.
"UKS." Setelah mendengar jawaban dari seorang gadis di hadapannya, lelaki itu segera berlari meninggalkan gadis itu sendirian.
Bahunya bergetar, air mata meluncur mulus di pipinya. Hatinya remuk. Gadis yang memendam sebuah rasa, hanya bisa mengalah dan merindu bersama hujan.