The Six Guardian school : Divide and Conquer

The Six Guardian school : Divide and Conquer

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 25, 2024
Di luar kedai, suasana semakin tegang. Adi tampak semakin marah, dan Arga, yang telah mencoba menahan diri sejauh mungkin, akhirnya kehilangan kesabaran. "Sudah cukup! Aku sudah muak dengan perilakumu!" ucapnya dengan suara lantang. Tidak ada kata-kata lagi. Adi menyerang Arga dengan pukulan, dan pertarungan pun pecah di jalanan depan kedai. Penduduk sekitar yang menyaksikan kejadian itu terkejut dan panik, beberapa di antaranya berteriak meminta bantuan atau menelpon polisi. Arga dan Adi terlibat dalam baku hantam yang serius, saling bertukar pukulan dengan penuh amarah. Suasana yang tadinya ramai dan menyenangkan di kedai kopi kini menjadi kacau balau dan mencekam, dengan penduduk sekitar berusaha menenangkan keadaan atau melarikan diri dari tempat itu.
All Rights Reserved
#1
kisahcintamasasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lo, Tunangan Gue !!! [Sudah Terbit]
  • Gadis Pukul [COMPLETE]
  • The Unwritten Rule [21+]
  • LOVE AND REVENGE (Missing Piece) - VERSI I
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Bad Boy Vs Cool Girl [END]
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • OOSHANKA
  • PESAN UNTUK RAYAN

[Tersedia di toko buku terdekat. Beberapa part sudah dihapus] Fani membenci Reihan Nathaniel setengah mati. Cowok playboy yang selalu menjadi most wanted di kampusnya. Bagaimana bisa Tuhan menciptakan cowok seperti Rei yang tidak bisa menghargai cewek? Bukan. Bukan karena cowok itu berlaku kasar atau apapun. Tapi karena cowok itu terlalu lembut dan membuat hampir semua cewek di kampusnya bertekuk lutut pada pesona -yang menurut Fani justru sangat menyebalkan. Kenapa juga orangtuanya memintanya untuk bertunangan dengan cowok itu? Dan yang lebih menjengkelkannya lagi, kenapa Rei harus menerima pertunangan mereka? Karena sebuah alasan, Rei harus menyetujui permintaan orangtuanya untuk bertunangan dengan Tiffany Adelia. Cewek yang ternyata adik tingkatnya di kampus dan cewek yang ternyata membencinya setengah mati. Tapi Rei berusaha untuk bersikap tenang demi rencananya. Karena ternyata, cewek itu juga pernah terlibat secara tidak langsung dengan masa lalunya. "Sampe tujuan gue berhasil aja, Fan. Setelah itu, gue pasti lepasin lo." Tapi belum juga berhasil, hatinya justru berontak dan membuat rencananya hampir gagal. Atau mungkin sudah gagal? Karena tanpa sadar, dia selalu ingin orang lain tahu tentang statusnya dengan Fani. Bukan lagi untuk keberhasilan rencananya, tapi untuk hatinya agar cewek itu tetap tinggal di sisinya. Fani menatap Rei tajam. "Lo nggak punya hak buat ngatur-ngatur gue." "Gue tunangan lo, kalo lo lupa." "Kita cuma pura-pura, kalo lo lupa." "KALO GUE BILANG JANGAN JALAN SAMA DIA, YA BERARTI JANGAN JALAN SAMA DIA!! JANGAN BIKIN GUE TAMBAH MARAH, FAN!!" bentak Rei sambil menonjok dinding.

More details
WpActionLinkContent Guidelines