NIORUM: DEWI MIMPI

NIORUM: DEWI MIMPI

  • WpView
    LECTURAS 1,254
  • WpVote
    Votos 262
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jun 16, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
"Hal paling berani yang pernah aku lakukan adalah melanjutkan hidup ketika aku ingin mati" -nio Nio, pemilik wajah tampan berbola mata hijau yang telah di diagnosis mengidap penyakit bipolar oleh dokter sejak ia mulai beranjak dewasa. mood nya yang selalu berubah-ubah dan tak pernah pandang bulu untuk menyakiti siapa saja yang berani mengganggunya, membuat banyak perawat yang mengundurkan diri bahkan belum genap satu hari bekerja. Elora belle lovania, merupakan mahasiswi rantauan yang tengah di pusingkan oleh biaya hidup karena di pecat dari tempat nya bekerja, mendapatkan tawaran dari dosen pembimbing nya untuk bekerja paruh waktu di salah satu rumah sakit jiwa yang ada di kota Bandung merupakan kesempatan emas yang tidak bisa ia tolak. Apakah itu adalah pilihan yang tepat bagi nya demi untuk mendapatkan biaya kelangsungan hidupnya, atau pilihan yang salah karena hanya menghantarkan nyawa dan kembali dengan tangan kosong, atau bahkan malah tidak bisa kembali?
Todos los derechos reservados
#433
rumahsakit
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bukan Denyut Terakhir, kan?
  • psychologycal
  • LITTLE GIRL
  • ARAVIER [ON GOING]
  • A L O D I E
  • La Douleur Exquise (END)

Orang-orang melihatku dan mereka melihat kesempurnaan. Anna. Wanita karier dengan tatapan setajam pisau bedah dan senyum yang bisa memenangkan negosiasi miliaran dolar. Mereka melihat menara baja yang tak tergoyahkan. Mereka tidak salah. Tapi mereka juga tidak benar. Karena di balik setiap presentasi yang sempurna, di balik setiap senyum yang terkendali, ada sebuah retakan. Sebuah rahasia yang berdetak di dalam dadaku, menghitung mundur waktu dengan irama yang tak beraturan. Setiap pagi, aku membangun kembali benteng pertahananku. Memakai topeng baja, merapikan setiap retakan agar tak terlihat oleh dunia. Aku adalah arsitek dari kebohonganku sendiri, dan aku sangat, sangat ahli dalam pekerjaanku. Ada tiga orang yang mencoba meruntuhkan dindingku. Seorang dokter yang menatapku dengan tatapan penuh duka seolah sudah melihat akhir ceritaku. Seorang rival dari masa lalu yang mengawasiku dengan kecurigaan seorang predator. Dan seorang wanita yang melahirkanku, yang cintanya sedingin es namun menuntut kehangatan yang tak bisa kuberikan. Mereka semua mencoba menyelamatkanku dari sesuatu yang tidak mereka pahami. Mereka tidak tahu bahwa monster yang sebenarnya bukan berasal dari luar. Ia hidup di dalam diriku. Namaku Anna. Dan rahasiaku akan membunuhku. Pertanyaannya adalah, apa yang akan hancur lebih dulu? Tubuhku, atau topengku?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido