Di tengah gemerlap kota Kopenhagen, Denmark, Sabrina Catherine Aldamara menjalani hidup yang tidak pernah benar-benar tenang.
Sebagai sekretaris pribadi Raga Anggara Sebastian-CEO muda yang dikenal perfeksionis, ambisius, dan nyaris menikahi pekerjaannya. Sabrina menjadi orang yang memastikan seluruh dunia pria itu tetap berjalan pada porosnya.
Mulai dari jadwal rapat, kontrak bernilai jutaan euro, hingga sekadar mengingatkan Raga untuk makan dan tidur.
Bagi banyak orang, bekerja untuk Raga adalah mimpi. Namun, bagi Sabrina, itu adalah pekerjaan yang menguras tenaga, kesabaran, dan terkadang perasaan.
Perusahaan teknologi kreatif dan musik yang kini dipimpin Raga bukanlah perusahaan biasa. Didirikan oleh sang kakek puluhan tahun lalu, perusahaan tersebut telah berkembang menjadi salah satu yang paling berpengaruh di Eropa. Ketika sang kakek memutuskan pensiun dan menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada cucunya, Raga berjanji akan membawa perusahaan itu ke puncak yang lebih tinggi.
Dan sejak hari itu, hidupnya hanya berisi pekerjaan.
Tidak ada ruang untuk hubungan.
Tidak ada ruang untuk cinta.
Setidaknya, itulah yang selalu ia yakini.
Namun ketika Sabrina yang selama ini selalu berada di sisinya mulai mempertimbangkan untuk meninggalkan perusahaan demi mengejar kehidupan yang selama ini ia korbankan, Raga perlahan menyadari satu hal yang terlambat ia pahami.
Bahwa orang yang paling berharga dalam hidupnya bukanlah perusahaan yang ia bangun. Melainkan wanita yang selama ini berdiri satu langkah di belakangnya.
Karena terkadang, seseorang tidak datang untuk mengubah hidupmu.
Mereka hanya diam di sana cukup lama sampai kamu sadar bahwa hidupmu tidak akan pernah sama tanpa mereka.
All Rights Reserved