melangitkanmu

melangitkanmu

  • WpView
    Reads 526
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 3, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
selesai makan mereka ber 8 kembali menaiki motor untuk pergi ke tempat dimana mereka bisa menonton bioskop. tapi tiba tiba datang 1 mobil avanza berwarna hitam. "garr" zafran menyenggol bahu gara "mobil abi lo bukan?" pengendara mobil itu akhirnya turun. menampilkan dirinya yang berpakaian koko beserta sarung dan peci nya. laki laki itu melangkah ke arah mereka, lalu tanpa banyak basa basi laki laki itu menampar pipi gara. sang empu yang mendapat tamparan keras itu meringis kesakitan sambil memegang pipinya. "sssttt" "SUDAH ABI KATAKAN JANGAN PACARAN! JANGAN KONTAK FISIK DENGAN PEREMPUAN! ABI MENGIRIMMU KESINI UNTUK MENUNTUT ILMU, BUKAN UNTUK BERPACARAN. PULANG! MASUK MOBIL!" gara menunduk. sudah kedua kalinya ia melakukan kesalahan yang sama sampai sampai abi nya menampar pipi dirinya. "maaf abi" gara melirik ke arah azalea dengan rasa bersalah. mau bagaimana pun ia yang mengajak Azalea ke tempat ini. lalu ia pulang begitu saja tanpa mengantarkan Azalea terlebih dahulu? "maafin aku zaa" gara berucap dalam hati. gara memasuki mobil bersama abi nya. saat mobil ingin melaju, gara membuka kaca mobil lalu memberi isyarat minta maaf kepada teman temannya.
All Rights Reserved
#839
islamic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rindu
  • Pahala Surgaku✓
  • Tasawuf Cinta
  • Menikahinya Dalam Diam (On Going)
  • SAYA BUKAN SEORANG GUS
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Because I Love You (The End)
  • A B I A N : Insaf Boy  [END]
  • Takdir Hijrah dan Sepertiga Malam (On Going)
  • RAACA 'the power of takdir Allah '
Rindu

Maaf.." Hanya kata itu yang bisa Dimas ucapkan Rindu pun hanya diam, dia tidak mau bicara sama sekali dengan cowok jangkung yang duduk di sebelah nya ini "Maaf in gue, gue... gue.. engga sengaja" Dimas mulai menunjukkan wajah sendu nya, penuh rasa bersalah yang mendalam Rindu menutup telinga dengan kedua tangan nya sambil menundukkan kepala ke bawah Sama sekali tidak mau mendengar apa-apa lagi, rindu merasa jijik dan merasa kotor jika dekat Dimas saat ini, rasa trauma itu terus mengguncang jiwa nya "Lo kenapa?" Tak ada sahutan apa-apa dari rindu, hingga tiba-tiba tubuh rindu jatuh lemas menghantam bagian depan mobil Dimas pun kaget dan langsung menepikan mobil nya "Hey .. lo kenapa?" Dimas menepuk-nepuk pipi rindu pelan berusaha menyadarkan rindu yang tiba-tiba pingsan "Rindu" {banyak konflik yang terus bergulir, rindu pun bertemu dengan seorang laki-laki selain dimas yang tiba-tiba hadir dalam hari-hari nya. Mampukah rindu meraih kebahagiaan nya?????}

More details
WpActionLinkContent Guidelines