Story cover for The Light After by yllow_92
The Light After
  • WpView
    Reads 263
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 263
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 26, 2024
Sean, anak yatim piatu yang selalu dibuly disekolah, lelaki yang selalu berusaha melawan orang-orang yang membullynya atau menghinannya. Akan tetapi, sebesar apapun ia membela dirinya, tetaplah ia yang selalu disalahkan. 

Namun, keajaiban menghampirinya melalui sebuah novel yang ia beli ditoko buku bekas. Bagaikan mimpi didalam tidur. kasih sayang, keluarga, kekayaan.

Apakah ia akan mendapatakannya? 
Apakah harapan-harapan itu akan ia dapatakan? 

.
.
.

Next --->
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add The Light After to your library and receive updates
or
#142masuknovel
Content Guidelines
You may also like
RUMAH EVAN by elationtoys
40 parts Complete
Dulu, Evan Aldric Adyasta adalah nama yang identik dengan kecepatan, bahaya, dan pemberontakan. Balap liar, minum-minum, dan malam-malam tanpa arah adalah caranya melawan dunia-dan mungkin juga dirinya sendiri. Sampai satu kecelakaan menghapus segalanya. Ketika Evan terbangun, ingatannya hilang. Namun yang benar-benar berubah bukan hanya masa lalunya-melainkan dirinya. Evan yang sekarang adalah sosok yang polos, mudah menangis, jujur tanpa lapisan, dan rapuh dengan cara yang tidak pernah ia kenal sebelumnya. Dunia terasa terlalu keras untuknya, dan kepalanya sering tak sanggup menampung terlalu banyak suara, emosi, dan kenangan. Di sekelilingnya, berdiri keluarga Adyasta- seorang ayah yang kaku dan tegas, tiga kakak laki-laki bertubuh kekar dan berwajah dingin, yang tak pernah pandai mengucap sayang... namun selalu tahu bagaimana cara melindungi. Pelukan yang lama, tangan yang tak dilepas, pangkuan yang menjadi tempat aman-semua itu kini menjadi bahasa cinta mereka untuk Evan. Bahkan teman-teman lama yang dulu hidup dalam kebisingan malam perlahan memilih menjaga, bukan menarik Evan kembali ke gelap. Di tengah pemulihan, Evan belajar hal-hal kecil yang baru: menangis tanpa rasa bersalah, menolak tanpa takut ditinggalkan, menemukan ketenangan dalam nada piano, dan menyadari bahwa ia tidak perlu menjadi kuat untuk dianggap berharga. Ini bukan kisah tentang kembali menjadi diri yang lama. Ini adalah kisah tentang menjadi diri yang baru- dengan hati yang lebih lembut, rumah yang lebih hangat, dan orang-orang yang memilih berdiri di sekelilingnya, selama apa pun yang Evan butuhkan. Karena terkadang, yang paling menyembuhkan bukan ingatan... melainkan perasaan aman.
You may also like
Slide 1 of 8
RUMAH EVAN cover
MT. GEDE  cover
Beyond Alpha [END] ✓ cover
My Family Obsession [on going] cover
Esya's possessive family  cover
Ayaskara  cover
Bayang Bayang Yang Tak Pernah Hilang cover
The Big Baby cover

RUMAH EVAN

40 parts Complete

Dulu, Evan Aldric Adyasta adalah nama yang identik dengan kecepatan, bahaya, dan pemberontakan. Balap liar, minum-minum, dan malam-malam tanpa arah adalah caranya melawan dunia-dan mungkin juga dirinya sendiri. Sampai satu kecelakaan menghapus segalanya. Ketika Evan terbangun, ingatannya hilang. Namun yang benar-benar berubah bukan hanya masa lalunya-melainkan dirinya. Evan yang sekarang adalah sosok yang polos, mudah menangis, jujur tanpa lapisan, dan rapuh dengan cara yang tidak pernah ia kenal sebelumnya. Dunia terasa terlalu keras untuknya, dan kepalanya sering tak sanggup menampung terlalu banyak suara, emosi, dan kenangan. Di sekelilingnya, berdiri keluarga Adyasta- seorang ayah yang kaku dan tegas, tiga kakak laki-laki bertubuh kekar dan berwajah dingin, yang tak pernah pandai mengucap sayang... namun selalu tahu bagaimana cara melindungi. Pelukan yang lama, tangan yang tak dilepas, pangkuan yang menjadi tempat aman-semua itu kini menjadi bahasa cinta mereka untuk Evan. Bahkan teman-teman lama yang dulu hidup dalam kebisingan malam perlahan memilih menjaga, bukan menarik Evan kembali ke gelap. Di tengah pemulihan, Evan belajar hal-hal kecil yang baru: menangis tanpa rasa bersalah, menolak tanpa takut ditinggalkan, menemukan ketenangan dalam nada piano, dan menyadari bahwa ia tidak perlu menjadi kuat untuk dianggap berharga. Ini bukan kisah tentang kembali menjadi diri yang lama. Ini adalah kisah tentang menjadi diri yang baru- dengan hati yang lebih lembut, rumah yang lebih hangat, dan orang-orang yang memilih berdiri di sekelilingnya, selama apa pun yang Evan butuhkan. Karena terkadang, yang paling menyembuhkan bukan ingatan... melainkan perasaan aman.