Usai Mereka Tiada (Covid 19)

Usai Mereka Tiada (Covid 19)

  • WpView
    LECTURAS 20
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jun 1, 2024
Bukan lagi depresi, aku nyaris gila setelah sadar putri dan calon cucuku meninggal karena virus Corona. Aku pikir ujian kehidupan sampai disitu. Rupanya tidak, masih ada kejutan yang aku dapatkan. Tuhan... mampukah aku? Cerita on going di kbm
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Flight With You ✔ (COMPLETE)
  • ALONE [KTH.JJK]
  • Estar en Flor
  • RED CITY : ISOLATION
  • ɪ'ʟʟ ᴛᴀᴋᴇ ᴄᴀʀᴇ ᴏꜰ ʏᴏᴜ  < Slow Up >
  • BULLY [✔]
  • SasuHina - Love Story
  • M E M O R Y  (On Going)
  • Mala (END)
  • Virus of Zee[✓]

Tentang yang dikecewakan, Tentang yang dikhianati, Tentang perasaan yang disakiti berulang kali. Lagi dan lagi, tanpa henti. Pertemuan mereka begitu unik, kehidupan yang sebelumnya amat sangat terpuruk mengantarkan Deven pada sebuah lembaran hidup baru yang mempunyai banyak warna. Begitu banyak cerita di luaran sana yang membuat pembacanya jatuh hati, namun lain dengan mereka. Kisah cinta ini mengantarkan keduanya pada hikmah kehidupan yang sesungguhnya. Tak mudah untuk mengatasi permasalahan yang datang silir beganti, namun itulah hidup. Setiap orang diberikan ujian dan masalah sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Tanpa ada yang tahu, tanpa ada aba-aba terlebih dahulu. Dari dua manusia yang terikat dengan cerita ini, kita belajar banyak hal. bahwa ketulusan cinta yang sebenarnya bukan dari seberapa jauh kita mengenal satu sama lain, bukan juga dari lama atau tidaknya suatu hubungan semu, namun pada keseriusan untuk bersama-sama berjuang menuju kehidupan yang nyata sampai maut memisahkan. Sudah siap membaca kisah mereka? Apakah hubungan yang di jalin antar keduanya berakhir bahagia? Mampukah mereka menjalaninya? Atau justru sudah menyerah sebelum memulai? ................... Ps: Tolong maklumi tulisan yang masih acak-acakan. Masih proses revisi/perbaikan. Author: Dinda virani Ditulis, Februari 2020 Tamat: 9 april 2020

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido