Rintik dan Hujan.

Rintik dan Hujan.

  • WpView
    Odsłon 29
  • WpVote
    Głosy 6
  • WpPart
    Części 2
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja wt., cze 25, 2024
!!! Follow dulu sebelum membaca !!! Aurora Lavanya Paramita. Seorang gadis yang memiliki paras yang sangat cantik, penjual bunga, Aurora adalah gadis biasa yang hidup sederhana bersama kedua orangtuanya. Braham Cakra Wangsa. Seorang cowok yang tampan, tetapi memiliki penyakit... Braham adalah cowok biasa pekerja di minimarket. "Copet..copet." teriak Aurora sambil mengejar pencopet Aurora terus berteriak sambil meminta bantuan kepada, orang-orang yang hanya menatap Aurora. "P-pak tangkep pencopet nya s-saya m-mohon" serunya sambil mengatur deruh nafas "Di mana neng?" "Di sana" para warga segera berlari untuk mengejar pencopet. ... Tak sengaja pencopet itu menabrak tubuh braham. "Anda gak papa!" tanya braham pencopet itu tidak menjawab melainkan melemparkan dompet cewek ke arah braham, braham dengan gesit menangkap dompet itu sambil menatap keheranan. "woyy nih dompet???" Teriak braham sambil menatap kepergian pencopet itu. Tiba-tiba ada yang memegangi bahunya, "Akhirnya ketangkap juga" seru para warga. "Eh.. apaan nih," ujar braham sambil menatap para warga yang sudah mengerumuninya. "Sudah kamu tidak usah berpura-pura, sekarang kamu ikut saya ke kantor polisi." "Maksud bapak apaaan dah?" "Gak usah banyak bicara kamu," mereka segera menarik lengan braham. "Saya gak salah pak.." .... Gimana kelanjutannya! Mendingan baca aja.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#945
aurora
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • ANNOYING KOMANDAN {END} ✓
  • Markxelio
  • ARSEN (ON GOING!)
  • DARK SIDE ALORA  (Revisi)
  • Horibble Woman (END)
  • THE CLIMB [Completed]
  • Crazy Guy Vs Sassy Girl ( ZEESHA )
  • ANTARES
  • ASTERLIO [SELESAI]

"Aiptu Nachita Yuananda, kamu tanggung jawab saya. Mulai sekarang dan seterusnya." "Sampai ketemu besok atau di waktu tertentu. Kapanpun itu, saya akan selalu menunggu saat kita ketemu lagi dengan euforia yang sama." Kisah cinta sepasang Abdi negara yang bertemu secara sengaja. Namun, jatuh cinta tanpa di sengaja hingga menumbuhkan perasaan yang mengekal dalam jiwa. Mengikat hati tanpa perlu kata, hanya melalui tatap mata. "Maaf, karena sudah lancang menjatuhkan hati pada Komandan." "Siap, Komandan!" "Saya siap menemani Komandan di setiap langkah yang Komandan ambil. Saya siap berada di sisi Komandan, dan menjadi rumah buat Komandan." "Saya gak bisa janjiin apa apa, Ndan. Saya juga bukan manusia sempurna, tapi kalau mau bahagia sama sama. Saya bersedia." Romansa sepasang anak manusia yang membuat cemburu setiap mata yang memandang mereka, bahkan tuhan pun cemburu melihat besarnya cinta itu. "Aku ingin jadi seperti senja, Mas. Yang kepergiannya selalu membekas di hari orang-orang. Yang keindahan nya selalu abadi dalam benak setiap makhluk, meskipun kehadiran singkat." "Untuk mencintai Senja, Kamu tidak perlu menjadi bumi." "Kamu hanya perlu menjadi Mentari, karena Mentari ikut kemanapun Senja pergi. Bahkan tengelam bersama Senja." Senja, Bumi dan Mentari. Itulah mereka. Sebuah perumpamaan yang sederhana, namun rumit jika di jabarkan dengan kata-kata. Hingga menghabiskan jutaan kata pun tak mampu menggambarkan betapa indahnya tiga hal tersebut. "Tetap bersinar ya, Mentari ku...." "Kamu beneran pergi, Na?" Keindahan cinta dari kedua insan itu menyemai kecemburuan dari Sang Maha cinta. Sehingga dia merenggut salah satu dari mereka dan menjadikan dia yang tersisa, mengambil peran bumi yang gelap gulita karena ditinggal senja. "Mentari mu ini, akan menyusul Senja-nya segera." "Dengan ini tugas kamu saya nyatakan selesai, Iptu Nachita Yuananda. Beristirahat dengan tenang, senjaku. Namamu akan harum di kenang seluruh negeri."

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści