With You . . . [Hanyuseo]

With You . . . [Hanyuseo]

  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 18, 2024
Semua orang pasti memiliki masanya tersendiri, mereka akan pergi bila sudah mencapai tujuanya. Di awal memang kita asing, dan banyak sekali hal yang berat. Tetapi seiring berjalanya waktu . . . kita pasti bisa menghadapinya bersama - Livyana Margaret Zain. Mari ikuti perjalanan dari gadis yang menginginkan kebahagiaan, dengan sifatnya yang terkadang membuat kita tak habis pikir dengan nya. Note: Cerita hanyalah sebagai penghibur, jadi jangan ambil serius tentang adegan yang ekstream. Dan jangan mencontoh cerita ini!
All Rights Reserved
#236
zerobaseone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Destiny
  • Traces in the Light
  • ZANNETA
  • Kembali Untuk Memperbaiki 2 (END)
  • Grisella Laurensa
  • Surat Untuk Andiny {TAMAT} ✓
  • (COMPLETED)

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines