Young Mother

Young Mother

  • WpView
    Leituras 3,855
  • WpVote
    Votos 228
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, ago 31, 2017
Larasta Kemuning Wijaya, Ibu yang bawel tapi sayang banget sama anaknya. Felli Kenanga Wijaya, anak bandel, dewasa sebelum waktunya tapi bisa buat semua orang kangen padanya. Arya Putranto Louis, single, tajir tapi mesum. Mereka bertemu untuk saling menjaga, melindungi dan saling mendukung. Bisakah mereka tetap bersatu dikala seseorang dari masa lalu datang untuk memisahkan? <3
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Meraih Cinta Suamiku
  • G A L E N ( END)
  • KALANA
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Penyesalan ( COMPLETED )
  • KEENAN [END]
  • My Possessive Girlfriend
  • Elang L Cavanix ( END )
  • Ternyata Kita Tetangga (Completed)
  • Me a Di? [COMPLETED]

Menikah karena dijodohkan dengan seorang yang dari segala sisi sempurna Arina mengira jika dirinya akan bahagia bersama dengan pilihan orangtuanya, tapi rupanya hidup tidak berjalan seperti yang Arina inginkan. Sadewa Natareja, pria yang masuk ke dalam jajaran anggota dewan rakyat paling muda ini nyatanya tidak bisa menjadikan Arina sebagai seorang istri yang seutuhnya. Pengorbanan Arina menerimanya yang berstatus duda dan merawat anaknya yang berusia kurang dari satu tahun nyatanya tidak bisa membuat Dewa mencintai Arina seperti dirinya mencintai istri pertamanya, Husna. Dimata Dewa, Arina tidak lebih dari seorang wanita yang dipilihkan ibunya untuk menjadi teman dibawah atap yang sama dan sosok yang menjadi ibu untuk putra kesayangannya sebaik apapun Arina berusaha menjadi istri yang baik untuknya. Semua hal yang dilakukan Arina serasa tidak berarti sama sekali sampai akhirnya Arina lelah sendiri, meraih cinta suaminya nyatanya hal yang mustahil bagi Arina. Perlahan, Arina menjauh membangun benteng tinggi yang membuat Dewa tersadar betapa seharusnya dia bersyukur memiliki Arina dalam hidupnya. Sayangnya, semuanya sudah terlambat. "Mas Dewa, aku capek."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo