Story cover for SPICING UP MEMORIES by Alineaqiila
SPICING UP MEMORIES
  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published May 28, 2024
Sejatinya anak anak-anak SMA tengah menikmati masa mudanya dengan ceria dan bersemangat, belajar untuk persiapan masuk perguruan tinggi, bermain dan menjelajahi titik kota bersama teman-teman dengan gembira. 

Tetapi, berbeda dengan Chiara yang justru mendapat banyak masalah di keluarganya yang membuat masa mudanya suram. Ibunya jatuh sakit dan menderita demensia, tapi apa yang di lakukan oleh sang Ayah? Bukannya ia merawat Ibu, tapi sibuk berjudi, sabung ayam dan berhutang sana sini untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka. 

Chiara frustasi dan berniat untuk kabur dari rumah dengan membawa celengan ayamnya dan perlengkapan seadanya. Dengan tekad yang kuat ia melangkahkan kaki keluar dari rumah pada dini hari menuju stasiun kota jaya dan berniat mengungsi ke rumah neneknya. 

Akan tetapi keanehan mulai terjadi saat ia mulai menaiki kereta dan menyadari bahwa ia satu-satunya penumpang di sana, namun itu semua di manfaatkan Chiara untuk melampiaskan emosinya dengan menangis sekuat tenaga menumpahkan isi kepalanya.  sampai ia tiba di kampung halamannya dan menyadari satu keanehan yang membuatnya terkejut bukan main.
All Rights Reserved
Sign up to add SPICING UP MEMORIES to your library and receive updates
or
#8290s
Content Guidelines
You may also like
ADIKARA ELUSIF (END) by blackcurrantbery
55 parts Ongoing
Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
the obsesion✅ by hoogcv
30 parts Complete
Hubungan sahabat antara anak laki laki dan anak perempuan yang berusia 5 tahun mereka pernah berbuat janji untuk selalu bersama sama hingga dewasa Saat mereka duduk di kelas 4 waktu study tour bus yang pakai oleh kelas Eungenia dan frank mengalami kerusakan hingga mereka masuk ke dalam jurang Saat para polisi melakukan penyelidikan Eungenia beserta ayah dan ibunya tidak dapat di temukan Bertahun tahun berlalu Eungenia yang sedang menunggu bus di halte tiba tiba saja di kejutkan oleh para perampok yang akan mengambil tas miliknya Saat itu Eungenia langsung melarikan dirinya, di kota ini dia masih termasuk warga baru dan tidak tau jalan kemana Hingga dia sengaja terjatuh ke mobil yang sedang lewat, pemilik mobil itu langsung keluar dan menolong Eungenia Pertemuan Eungenia dan frank pertama kali nya setelah bertahun tahun lamanya, frank tentu saja mengenal perempuan itu karena ada tanda lahir di dekat alisnya Tetapi Eungenia tidak mengenal frank sama sekali, sejak pertemuan mereka saat itu frank terus mengantar Eungenia kemana mana hingga Eungenia menyuruh frank tidak mengikuti dirinya karena Eungenia mengira kalau frank obsesi pada dirinya Padahal kenyataannya frank tidak sama sekali obsesi pada Eungenia tetapi frank sudah menaruh hati pada Eungenia saat pertama kali mereka bertemu kembali Penolakan Eungenia membuat frank harus menuruti perkataan sang ayah yang harus menikah dengan pilihan orang tuanya dan keputusan Eungenia saat itu membuat dirinya menyesal seumur hidup karena dia sendiri memiliki perasaan yang sama dengan frank tetapi sudah takdir frank sudah menikah Dan berjanji untuk selalu membahagiakan perempuan pilihan sang ayah yang kini sudah menjadi pendamping hidupnya. Dan sekarang siapa yang menyesal diakhir, eungenia menyesal karena tidak menerima permintaan dari frank atau frank yang sudah bahagia dengan pasangannya
Renjana [COMPLETED] by skyaksa
36 parts Complete
Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021
You may also like
Slide 1 of 9
ADIKARA ELUSIF (END) cover
Semesta untuk sean cover
the obsesion✅ cover
Saat mimpi, menjadi rumah. (END & TERBIT) cover
Senja Tanpa Damai cover
Untuk Ayah cover
Dalam Diam, Aku Pamit [ TAMAT ] cover
LOVE BEHIND SILENCE [Revis] cover
Renjana [COMPLETED] cover

ADIKARA ELUSIF (END)

55 parts Ongoing

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25