7 parts Ongoing Hujan selalu menjadi musuh bagi Azhara. Ia benci setiap tetesnya, benci aroma tanah basah, dan benci bagaimana hujan selalu mengingatkannya pada luka lama yang tak kunjung sembuh. Setiap kali langit mendung, hatinya ikut kelam. Baginya, hujan adalah simbol dari kenangan yang ingin ia lupakan.
Namun, hidup Azhara berubah ketika ia bertemu dengan Azka, seorang perempuan yang justru mencintai hujan. Bagi Azka, hujan adalah pelukan hangat dari langit, penuh cerita dan kedamaian. Setiap gerimis yang jatuh membawa senyum di wajahnya. Ia sering berkata, "Hujan itu bukan musuh, Azhara. Dia hanya teman yang belum kamu mengerti."
Perlahan, dengan caranya yang lembut dan penuh kesabaran, Azka mulai mengubah cara Azhara memandang hujan. Ia mengajaknya menari di bawah gerimis, duduk berbagi cerita saat hujan deras mengguyur, hingga menikmati secangkir kopi hangat di balkon sambil mendengarkan simfoni alami hujan.
Azhara mulai melihat sisi lain dari hujan. Ia tak lagi hanya melihatnya sebagai luka, tapi juga sebagai keindahan. Bersama Azka, hujan tak lagi menakutkan, melainkan menjadi simbol dari perjalanan penyembuhan hatinya.
Di bawah hujan yang sama, Azhara belajar untuk berdamai dengan masa lalu, dan ia akhirnya menyadari, hujan yang dulu ia benci kini menjadi alasan ia jatuh cinta-kepada hidup, kepada kenangan, dan tentu saja, kepada Azka.
Kali ini friendbecky ya gays, aku suka aja sama interaksi mereka. Ini salah satu couple ghost aku.