Story cover for Looking For Happiness  by KrisaniAguri
Looking For Happiness
  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published May 28, 2024
Seorang pemuda berambut coklat gelap dan memiliki warna mata coklat terang di benci keluarganya bahkan dari lahir. Dia selalu mencari perhatian keluarganya, namun yang dia dapat hanyalah tatapan tajam,bentakan,hinaan atau kekerasan. Suatu hari dia tiba-tiba berubah.

Apakah yang terjadi?
Kenapa keluarganya membencinya?
Kenapa dia tiba-tiba berubah?
Apakah dia akan akan bahagia?
All Rights Reserved
Sign up to add Looking For Happiness to your library and receive updates
or
#498bungsu
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Please, stay with me..  cover
Kafka cover
Askara Leonard (Re-Upload) [END] cover
Auriga [END] cover
Deberìa Redirme? (End)  cover
My Cold Brother✔ cover
Transmigrasi                                                  Raka Andreafa cover
ZION ( DROP )  cover
뭐라고요 cover

Please, stay with me..

7 parts Ongoing

This story Minor! Tolak ukur kebahagiaan biasanya dilihat dari apa? Uang? Tentu itu akan menjadi jawaban paling konyol yang akan kalian dengar. Termasuk Minor, remaja itu bahkan tidak bisa menemukan kebahagiaan diantara puing-puing harta yang begitu berlimpah. Garis kebahagiaan yang semesta tulis ternyata sudah berakhir. Hidupnya kini tidak pernah jauh dari kata kehilangan, penderitaan, dan gelar si 'pembawa sial.' Minor benci, benci mendengar kata-kata menyakitkan seperti itu. Dia bahkan tidak berharap menjadi bagian, ataupun perusak kebahagiaan sebuah keluarga. Namun, lagi-lagi kehidupannya sudah diatur. Minor tidak diizinkan untuk mengeluh, yang harus dia lakukan, ialah bersyukur. Bersyukur untuk apa yang dia dapat. "Panggil Papi, ya, Minor?" "Y-ya, O--om?" "Papi!" _________ Brothership, is not romance! Cover mentahan by pinterest Edit by pisArt! No plagiat yaaaa karena cerita ini murni ditulis oleh tangan yang belum sempat digenggam Haechan!