KARMA
  • WpView
    Reads 972
  • WpVote
    Votes 130
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 12, 2025
WpInfo
Fanfic
1Direction
BRIEF EXPLANATION!! KARMA, satu kata yang dapat membuat sebagian orang, seakan terenggut ketenangan didalam hidupnya. Lebih khususnya bagi orang-orang yang merasa bersalah di lubuk hatinya yang paling dalam, barangkali pada seseorang yang dengan sengaja dan dalam keadaan sadar, telah merusak serta merenggut rangkaian kebahagian orang lain. Percayalah, sekuat apapun hati menyangkal bahwa diri kita adalah luka bagi orang lain, penyebab suramnya bangunan yang baru saja akan dibangun oleh orang lain, semua itu akan berbalik sesuai porsi luka yang kita tumpahkan pada kehidupan orang tersebut. Untuk itu, jika balasan atas apa yang telah kita perbuat untuk orang lain, suatu hari tuhan melimpahkan kesakitan derita yang sama, bahkan lebih. Jangan merasa jadi seseorang yang paling tersakiti, seakan diri sendiri adalah manusia paling suci dimuka bumi. Jalur haram atau halalnya, karma tetaplah karma. Yang akan berjalan sesuai hukum alam yang sudah tuhan janjikan. Blurb. "Sejauh ini, aku tidak pernah ingin mengetahui cerita-cerita tentang kalian berdua. aku hanya sekedar bertanya, permasalahan apa yang hingga detik ini masih belum selesai diantara dia dan dirimu," ucap Louisa. "Bukankah selama ini aku tidak pernah lagi mengganggu kalian? Bukankah aku biarkan kalian menjalani hubungan dengan tenang? Lalu apa lagi Louisa? Aku sedang tidak ingin mengurus tentang sebuah hubungan, aku lelah." Tanggap Salaza. "Lalu apa maksudmu mengatakan, kau membiarkan Edwan bermain-main denganku? Apa yang terjadi diantara kalian berdua, sehingga kau begitu berharap pada Edwan?" Tanya Louisa lagi. "Louisa, Apa kau bercanda berkata seperti ini padaku? Apa kau tidak sadar bahwa kau lah yang menjadi perusak didalam hubungan kami? Bukankah Edwan pernah mengatakan bahwa kami akan menikah? Apa kau pikir hubungan enam tahun yang aku pertahankan selama ini hanya candaan semata?" Jawab Salaza lagi dengan berapi-api.
All Rights Reserved
#14
traitor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PLUTO
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Rasya Vs Rasyid [END]
  • ku rebut cinta nya dari mu (On Going)
  • Regrets of Love
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
PLUTO

Ini kisah ku... Kisah kasih ku dan Ini tentang luka ku. "cinta akan datang pada dia yang masih berharap" Pfft... kata dan makna itu hanya HOAX!!! Menunggu? Hanya menyisakan luka. Berharap? Hanya meninggal kan bekas luka. Menyayangi? Hanya menbuat hati perih. Berawal dari sebuah perkenalan dan berakhir dengan perpisahan. My heart... Tidak akan ada yang akan mengerti dengan perasaan ku. Kepada siapa aku akan bersandar? Kehati siapa hati ku akan berlabuh? Tubuh siapa yang mau melindungi ku? Aku ingin berteriak! Kenapa aku bisa menyayanginya? Bagaimana cara 'tuk berhenti memikirkan nya? terlalu banyak pertanyaan dan pernyataan yang mengisi pikiran ku. Aku selalu meyakinkan hati, bahwa sebentar lagi dia akan tiba. Pahlawanmu akan datang, pangeran mu akan datang menjemput mu, cinta mu akan datang pada pemilik nya. Namun keyakinan itu mulai goyah... Hati Ini sudah lelah menanti, hati ku sudah kadarluasa bila dia sudah mendapat kan karma, dan muncul pertanyaan yang begitu menonjol. LUPAKAN ATAU BERTAHAN? Forget It Or Hang On ========================== Seorang gadis SMA yang baru memasuki kelas XI Ipa 2 mengalami 'First Sight Love' pada saat ajang perkenalan diri. Berawal dari perasaan kagum tumbuh menjadi benih cinta yang tak terelakkan. Bahkan dia sendiri tidak tau kenapa hal tersebut bisa tumbuh. Namun apa jadinya nya jika cowok yang di sukai gadis tersebut hanya bersikap cuek pada nya? Cowok egois itu kadang bersikap memperhatikan gadis itu namun di kala waktu ia menyakiti secara tidak langsung. Pada puncak nya, gadis tersebut harus dihadapkan pada sebuah insiden yang melibatkan teman nya. Ujian untuk keteguhan hatinya. Memilih antara dua pilihan demi ke depan nya. "Membuka hati untuk yang lebih jelas, atau tetap bertahan pada keputusan pertama nya" Dan teman diantara dua pilihan tersebut...

More details
WpActionLinkContent Guidelines