Story cover for KARMA by nanaqueen03
KARMA
  • WpView
    Reads 968
  • WpVote
    Votes 130
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 968
  • WpVote
    Votes 130
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published May 28, 2024
BRIEF EXPLANATION!!

KARMA, satu kata yang dapat membuat sebagian orang, seakan terenggut ketenangan didalam hidupnya.
Lebih khususnya bagi orang-orang yang merasa bersalah di lubuk hatinya yang paling dalam, barangkali pada seseorang yang dengan sengaja dan dalam keadaan sadar, telah merusak serta merenggut rangkaian kebahagian orang lain.

Percayalah, sekuat apapun hati menyangkal bahwa diri kita adalah luka bagi orang lain, penyebab suramnya bangunan yang baru saja akan dibangun oleh orang lain, semua itu akan berbalik sesuai porsi luka yang kita tumpahkan pada kehidupan orang tersebut.

Untuk itu, jika balasan atas apa yang telah kita perbuat untuk orang lain, suatu hari tuhan melimpahkan kesakitan derita yang sama, bahkan lebih. Jangan merasa jadi seseorang yang paling tersakiti, seakan diri sendiri adalah manusia paling suci dimuka bumi.

Jalur haram atau halalnya, karma tetaplah karma. Yang akan berjalan sesuai hukum alam yang sudah tuhan janjikan.





                                     Blurb.


"Sejauh ini, aku tidak pernah ingin mengetahui cerita-cerita tentang kalian berdua. aku hanya sekedar bertanya, permasalahan apa yang hingga detik ini masih belum selesai diantara dia dan dirimu," ucap Louisa.

"Bukankah selama ini aku tidak pernah lagi mengganggu kalian? Bukankah aku biarkan kalian menjalani hubungan dengan tenang? Lalu apa lagi Louisa? Aku sedang tidak ingin mengurus tentang sebuah hubungan, aku lelah." Tanggap Salaza.

"Lalu apa maksudmu mengatakan, kau membiarkan Edwan bermain-main denganku? Apa yang terjadi diantara kalian berdua, sehingga kau begitu berharap pada Edwan?" Tanya Louisa lagi.

"Louisa, Apa kau bercanda berkata seperti ini padaku? Apa kau tidak sadar bahwa kau lah yang menjadi perusak didalam hubungan kami? Bukankah Edwan pernah mengatakan bahwa kami akan menikah? Apa kau pikir hubungan enam tahun yang aku pertahankan selama ini hanya candaan semata?" Jawab Salaza lagi dengan berapi-api.
All Rights Reserved
Sign up to add KARMA to your library and receive updates
or
#227karma
Content Guidelines
You may also like
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END] by Fratkn
56 parts Complete
"Lo gak sadar? Kita sama-sama hancur. Gak ada keharmonisan dikeluarga kita. Tapi lo bermimpi buat membangun rumah tangga sama gue? Lo pikir bisa? Lo yakin gak akan buat tuh anak menderita dengan kelakuan kita di masa depan? Lo yakin bisa jadi orang tua yang baik sedangkan darah lo mengalir dari dna seorang yang paling lo benci?!" "Lo mau buat gue mati ngenes kayak almarhumah nyokap lo? Atau mau sama-sama saling selingkuh kayak keluarga gue? JAWAB ZINO!" Kina hanya sekedar mantan kok bagi Zino. Iyakah? Tapi yakin hanya mantan? Memangnya ada mantan cemburu ketika melihat dia bersama yang lain? Ada ya mantan yang masih peduli? Mantan yang justru marah sampai berujung nikah? Nikahnya kepaksa karena situasi. Tapi perasaannya tulus dari hati. Mereka seperti sepasang sepatu yang melalui masalah hidup bersama dan melangkah tanpa arah yang jelas. Berusaha menemukan tempat terbaik sebagai tempat tujuan. Bagaimanakah cara dua broken home yang tak pernah merasakan kehangatan keluarga itu menciptakan sebuah keluarga yang harmonis demi buah hati mereka? Mampukah mereka menjadi orang tua yang baik? Sedangkan dalam hidup mereka sendiri tak pernah menemukan sosok yang bisa dijadikan sebagai panutan hidup. ____ ●Kalimat dalam cerita tidak baku ●Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAKNYA SETELAH MEMBACA. BERUPA VOTE & KOMEN~ ---- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk menghibur dan tidak untuk menyinggung pihak manapun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ---- PERINGATAN..! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN..! PLAGIAT HARAP MENJAUH..! ___ Publikasi: 24-09-2023 ____
Rumah Sepasang Luka ✓ by _SahabatReza
52 parts Complete
Prekuel 'Still The One' "Terlalu banyak hal yang aku takuti, merasa lelah dan tak bisa meraih mimpi. Dunia terlalu kejam untuk aku yang takut sendiri." - Mayang Eira Calista *** Ini tentang Aby dan Maya, yang terpaksa harus menikah di penghujung masa SMA karena kejadian salah paham yang menimpa mereka. Semuanya terjadi begitu saja, mereka kepergok tidur bersama di kamar Maya. Menikah muda dengan status masih SMA tidaklah mudah, apalagi setelah kejadian itu hidup keduanya benar-benar berubah. Banyak rintangan yang harus mereka lewati berdua, melanjutkan hidup tanpa bimbingan orang tua, atau orang-orang terdekatnya. Keduanya terluka, sama-sama kehilangan rumah tempatnya pulang. Jika rumah Maya sudah hancur jauh lebih lama sebelum kejadian itu, berbeda dengan Aby yang dipaksa pergi karena tak dipercaya lagi. "Lo bisa percaya sama gue kan, May?" "Percaya apa?" tanya Maya tak mengerti. "Mungkin kehidupan kita akan lebih sulit ke depannya, apalagi dengan status kita yang suami istri dan juga pelajar. Orang akan menilai kita dengan sebelah mata, kalau tau. Tapi, apa pun yang akan terjadi nanti, gue akan berusaha untuk terus jagain lo. Berusaha untuk membuat lo tetap baik-baik aja bersama gue. Untuk itu, gue tanya. Apa lo bisa percaya sama gue?" "Gue bisa percaya, selagi lo nggak akan tinggalin gue. Gue takut sendiri, By." "Lo nggak akan pernah sendiri, gue nggak akan tinggalin lo." Pada saat itu, semuanya dimulai. Mampukah mereka menjalani hari-hari terberatnya? Apalagi, ketika tahu Maya hamil. Apakah Aby dan Maya bisa menerimanya? •Rumah Sepasang Luka• 18+
EVENT EKSPLORASI DIALOG WITH MC  [2025] by NOVELOBOI12
6 parts Complete
[KEBAHAGIAAN YANG TERTUNDA] >HALILINTAR X YOU< ___ "Pika... kakak [Name] ke mana, ya?" "... Ibu, Hali kangen kak [Name]," . . . . Kisah seorang laki-laki tampan yang menghidap masalah keterbelakangan mental, gara-gara ditinggal pergi oleh istrinya sendiri. Namun semua ini bisa terjadi bukan tanpa alasan. (••) Kamu, yang merupakan istri dari Halilintar, terpaksa membuat keputusan untuk meninggalkan suami yang sangat dirimu sayangi, gegara ibu dan ayah mertua mu yang menganggap dirimu itu mandul dan tak bisa memberikan keturunan untuk Halilintar. Padahal kamu dan Halilintar sudah terbilang cukup lama hidup berumah tangga, sekitar empat tahun lamanya. Namun kalian masih lagi belum diizinkan oleh Sang Pencipta untuk memiliki zuriat, mungkin karena kalian berdua belum cukup bersiap untuk menerima anugrah terindah tersebut daripada-Nya. Halilintar yang tak terima kalau istrinya itu tiba-tiba hilang tanpa permisi dan tanpa sepengetahuannya, langsung saja melampiaskan segala amarahnya pada kedua orang tuanya yang ia yakini mereka berdua adalah dalang dibalik semuanya yang sudah terjadi ke atas rumah tangganya saat ini. Karena begitu kesal, kedua orang tua Halilintar berencana menaruh sebuah ramuan di dalam minuman Halilintar, berharap pria itu jatuh sakit. Tapi apa yang mereka berdua tidak tau, sebenarnya Halilintar ada tidak jauh dari mereka, dan dia sudah mendengarkan semuanya tanpa ada yang tersisa. Dan akhirnya Halilintar memilih untuk menuruti kemahuan orang tuanya, berpura-pura jatuh sakit, akting menjadi laki-laki yang memiliki penyakit keterbelakangan mental. Dan dia juga sudah memasang tekad, untuk berusaha sedaya upaya membawa kembali sumber kebahagiaannya itu jatuh ke dalam pelukan hangatnya lagi, walau apa-pun caranya. . . . Apakah yang akan berlaku setelah ini? Mampukah Halilintar menemukan dunianya kembali? Siapakah yang akan membantu Halilintar untuk menyelesaikan semua ini? Simak kisah ini hingga ke penghujungnya, dan semuanya akan terjawab
You may also like
Slide 1 of 9
Eliinaa cover
Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END] cover
Not Always Alone (Sudah Terbit) cover
Misunderstand cover
Rumah Sepasang Luka ✓ cover
EVENT EKSPLORASI DIALOG WITH MC  [2025] cover
Caliorate cover
Ratusan Hari Mencari Hati cover
DALAM DETAK (SELESAI) cover

Eliinaa

5 parts Complete

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.