Story cover for No Excuses by Schazelle
No Excuses
  • WpView
    LECTURAS 239
  • WpVote
    Votos 21
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 239
  • WpVote
    Votos 21
  • WpPart
    Partes 7
Continúa, Has publicado may 29, 2024
Jika ditantang untuk menyebutkan nama seseorang yang paling tidak ingin ia temui, Aruna dengan lantang akan menjawab, 

Johan Leo Anugra.

Dalam hidupnya saat ini, cuma satu harapan Aruna. Apapun yang menyangkut Johan Leo Anugra, ia tidak mau berhubungan, bersinggungan, atau apapun itu dengan laki-laki yang sudah membuatnya Trauma.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir No Excuses a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
It's Always Been You✔️  de WinterAurora00
44 partes Concluida
Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Sembagi Arutala  cover
It's Always Been You✔️  cover
we are together, captain! cover
ETERNITY [END✓] cover
acalapati  cover
ANDROMEDA (TAMAT) cover
Nara dan Haikal cover
Don't hate me || Jeno Jaemin [END] cover
Kemana Arah Pulang? cover

Sembagi Arutala

32 partes Continúa

Sembagi Arutala. Nama yang begitu indah, bukan? Nama yang terdengar seperti doa-mengandung makna harapan, cita-cita, dan sinar rembulan di malam gelap. Namun, hidup pemilik nama itu tak pernah seindah artinya. Arutala-begitulah panggilannya. Seorang anak laki-laki yang tampan, pintar, dan tampak selalu ceria. Ia pandai menyembunyikan kesedihan dengan senyuman. Tapi di balik keceriaan yang dilihat orang, tersembunyi jiwa yang rapuh. Bahkan sangat rapuh. Arutala tidak pernah mengerti, kenapa keluarganya memperlakukannya seolah ia tidak ada. Ia tidak pernah tahu alasan di balik kebencian itu-ia hanya tahu bahwa sejak kecil, ia harus belajar menerima dinginnya pelukan yang tak pernah datang, tatapan yang tak pernah mengakui keberadaannya. Setiap hari, Arutala bertanya pada dirinya sendiri, "Apa salahku?" Ini hanyalah fiksi belaka. Jangan diseriuskan. Ide murni author. Publish : 2-4-24