Mawar Liana

Mawar Liana

  • WpView
    Membaca 115,808
  • WpVote
    Vote 14,477
  • WpPart
    Bab 16
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jul 13, 2025
Soerabaja, Hindia Belanda, 1892 "Tolong jangan berikan mawarmu yang indah kepada pria lain, Liana." Jefferson bersua dengan mata polos yang legam khas wanita pribumi, hatinya bergetar dan lidahnya kelu. Air wajahnya yang selalu tenang bahkan tak mampu menyembunyikan betapa dia memuja perempuan pengurus kebun mawar tersebut, Liana.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • MAWAR BULAN JUNI (NUBAR2P-Completed)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • The Bleeding Lady [completed]
  • It's Called Ethereal [Revisi]
  • SEBILAH REMBULAN - 𝗢𝗡 𝗚𝗢𝗜𝗡𝗚
  • LABIRIN LUKA
  • TRUE LOVE & KNIGHT  ||  HEERINA
  • Takdir Yang Tertulis [End]
  •  𝐄𝐥𝐢𝐳𝐚𝐛𝐞𝐭𝐡 [END]

"Mawar, engkau begitu cantik, aku rela tertusuk durimu agar boleh menemani sepimu." -Noel Veltman "Noel, jangan berikan senyummu karena aku akan membuat senyummu berganti dengan ratap tangis kesakitan." - Mawar Danastri Mawar Danastri, gadis pribumi anak seorang telik sandi yang menyimpan dendam pada seorang pemuda Indische yang membunuh sang ayah. Dengan segala cara Mawar akan lakukan apapun untuk membalaskan rasa sakit sang ayah saat meregang nyawa. Noel Veltman, anak lelaki tunggal Mayor Victor Veltman seorang residen Yogyakarta yang baru. Malam itu ia terpaksa melontarkan timah panas saat ibunya disandera oleh gerombolan pemberontak yang menghadang mereka. Awal bulan Juni Mawar datang dalam hidup Noel dengan berbekal kebencian dan kebekuan hati. Sedang Noel menyambut dengan cinta dan kehangatan. Ketika benci dan cinta, kebekuan dan kehangatan bersanding, siapakah yang akan bertahan?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan