The Poem; Mental Illness

The Poem; Mental Illness

  • WpView
    Reads 262
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 23, 2024
Atas semua kekacauan dalam kepala, puisi ini tercipta. Pada setiap luka yang mendarah-darah, puisi ini adalah perantara. Abadilah dalam setiap dendam yang membara. -The Poem; Illness. Adrni
All Rights Reserved
#260
depresi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Luka yang Begitu Setia
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Sunyi Hati Hampa Semesta
  • Just Words
  • ON REMEMBERING
  • Pe(luka)n ✔ [NEW]
  • My Poems!

Sebuah ratap untuk ia yang sudah enggan menetap. Tentang waktu yang tidak bisa diputar, dan sesal yang selalu membayang. Sebuah keluh kesah akan sebuah kepergian yang tidak akan kembali pulang. Tentang peluk yang selalu dirindukan, dan rasa yang sudah tersingkirkan walau kenang masih menghasilkan air mata di malam-malam penuh kemunafikan. Sebuah kumpulan prosa untuk jiwa yang terluka dengan sakit yang bahkan lebih setia dari sebuah janji cinta. Semua ini adalah perjalanan untuk membenci luka dan si pembuatnya, memarahi semesta dengan segala kekejamannya, menangisi diri dengan semua kemalangannya, dan sebuah percobaan untuk mengikhlaskan ia yang telah tiada dalam hari-hari yang kini terisi duka. Semua ini adalah Tentang Luka yang Begitu Setia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines