RUMAH ITU PETAKA BAGIKU

RUMAH ITU PETAKA BAGIKU

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 31, 2024
WpInfo
Non-Fiction
Cerita ini merupakan kisah yang pernah terjadi di dunia nyata tepatnya di luar negeri yang masih hangat dibicarakan oleh masyarakat sekitar sana. Sebelumnya disclaimer dulu, kisah ini saya buat berdasarkan kisah nyata namun ada sedikit penambahan beberapa scene agar kisah ini dapat lebih mudah dipahami oleh pembaca dan tentunya menambah keseruan saat membaca😇. Kisah ini menceritakan tentang pasangan suami istri yang tinggal disebuah pedesaan cukup minim jumlah penduduknya sehingga jarak rumah antara rumah A dengan rumah B itu lumayan jauuhh dan ada salah satu penduduk di desa itu yang memelihara harimau di rumahnya, dan cerita ini memiliki latar malam hari dengan suasana yang menegangkan yang dimana ketika di suatu malam ada satu kejadian yang tidak akan pernah dilupakan oleh si istri ketika saat sendirian di rumahnya dan kejadian ini membuat si istri hampir kehilangan nyawanya. Nah kalian udah penasaran belum sama kelanjutan ceritanya?? jadi tanpa berlama lama menunggu langsung saja kita ke ceritanya yaa😉
All Rights Reserved
#248
ketegangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ASHLEY
  • Istri Bocil Milik Sang CEO
  • Antalogi cerpen
  • Rumah Bercat Putih
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Love Story
  • Time | | [Completed ✓]
ASHLEY

Rumah yang beratapkan jerami, berdindingkan kayu mahoni yang mulai keropos, berlantaikan tanah padat, hiduplah keluarga kecil yang terdiri ayah dan anak perempuannya. Keluarga ini jauh bila dikatakan keluarga yang bahagia, karena setiap hari selalu ada perkara yang hadir. Suara tamparan, bentakan, dan suara lainnya yang lebih mengerikan, seakan akan tak ada hentinya terdengar. Anak perempuannya yang masih berumur delapan tahun itu, sudah merasakan kekerasan dari orang tuanya sendiri. Anak sekecil itu menahan rasa sakit yang seharusnya tak dirasakannya. Apakah takdir akan terus membuatnya menderita? Apakah suatu hari nanti penderitaannya akan selesai, dan dia bebas dari rantai yang membelenggu? . . . . . . . Karya ini hanya fiksi yang dibuat oleh penulis, jika ada kesalahan, penulis memohon maaf yang sebesar - besarnya. . . . . DILARANG PLAGIAT

More details
WpActionLinkContent Guidelines