"Lo-lo siapa!?" Kejut Alora karena ketika terbangun, gadis itu melihat seorang lelaki sedang tertidur di kasur yang sama dengannya, dan lelaki itu pun membuka mata ketika mendengar suara Alora
"Morning" sapa lelaki tersebut dengan santai
"Lo-lo siapa!? Kenapa bisa di sini?" Tanya Alora lagi sembari menjauhi lelaki tersebut
"Hahaha, aku Matteo dan aku di sini karena ingin menyelamatkan hatimu"
***
Siapa yang percaya dengan mimpi dan fiksi? Dia adalah Alora Luna Mahardja, gadis manis yang percaya dengan cinta, kebahagiaan dan kebenaran, namun seiring bertambahnya umur, Alora tau bahwa dunia tidaklah seindah imanjinasinya, namun ia percaya di balik kejamnya dunia, masih ada kebahagiaan yang tersembunyi, namun lagi-lagi semua itu sirna ketika ia kehilangan sosok pelindungnya dan ia pun sangat terpuruk karena insiden tersebut
Dalam kehampaan, Alora bertanya, mengapa ia sendirian? Mengapa tak ada seseorang di sisinya? Apakah ia egois? Atau apakah ia lemah? Entahlah Alora sendiri pun tidak mengerti, di saat itu Alora mendapat banyak Pelajaran, salah satunya adalah berharap pada manusia hanya akan berakhir di kecewakan, dan itulah hal yang paling ia sesali
Di mulai dari insiden itu, hidup Alora pun berubah, dan perubahan lingkungan tersebut turut membuat kepribadian gadis itu ikut berubah, Alora yang ceria, baik dan percaya dengan kebahagiaan akhirnya sirna, dan hanya menyisakan Alora yang mati rasa, dingin dan ambisius
Namun sepertinya takdir tak ingin gadis itu menjadi orang yang kejam suatu saat nanti, maka dari itu takdir memberinya sebuah hadiah dari tuhan, hadiah yang akan membuat hatinya Kembali bekerja dan membuat harinya jadi lebih berwarna dan hadiah itu adalah Matteo, lelaki rupawan yang akan menjadi penyelamatnya hingga gadis itu berumur 17 tahun
Dalam hidup, kita bertemu dengan banyak orang. Tapi hanya sedikit yang mampu mengguncang dunia kita, mengubah arah hidup, dan meninggalkan jejak di hati. Ini adalah kisah tentang dua dunia yang bertabrakan-tentang gadis baik yang jatuh cinta pada laki-laki yang katanya nggak pantas dicintai.
Almira Anjani Wirasti, gadis ceria dengan hati selembut senja, tak pernah menyangka bahwa pertemuan singkat di bawah pohon rindang akan mengubah hidupnya. Ia hanya ingin menolong. Tapi dari sentuhan pertamanya, ia malah menemukan luka yang lebih dalam dari sekadar goresan di kulit-luka yang tersembunyi di balik dinginnya tatapan seorang Amor Antariksa Setiawan.
Amor bukan tipe pria yang mudah didekati. Kasar, tertutup, dan penuh misteri. Tapi siapa sangka, di balik sikap cueknya, ada hati yang lelah... dan mungkin, hanya butuh seseorang yang cukup nekat untuk mengetuk pintunya.
> "Lo nggak takut deketin orang kayak gue?" tanya Amor suatu sore, suaranya serak, tatapannya kosong menatap langit.
Almira menghela napas pelan, menatap lukanya, lalu menjawab tenang, "Yang gue takutin bukan lo... tapi kehilangan kesempatan buat bikin lo bahagia."
Amor terdiam. Tak ada yang pernah bilang hal seperti itu padanya.
> "Gue bukan orang baik," gumamnya. "Gue cuma... rusak."
"Nggak ada orang yang terlalu rusak buat dicintai," bisik Almira, menatap matanya yang penuh luka. "Lo cuma belum pernah dikasih alasan buat percaya."
Dan sejak hari itu, perlahan-tanpa mereka sadari-dunia yang kelabu mulai berubah warna.
Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang keberanian mencintai seseorang yang hancur. Tentang bagaimana cinta bisa mengubah arah hidup, menyembuhkan luka lama, dan menciptakan harapan baru.
Karena kadang... yang kita butuhkan bukan orang sempurna. Tapi seseorang yang bersedia tetap tinggal, bahkan ketika kita merasa tidak pantas dicintai.