We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Marry Me, Please!

Marry Me, Please!

  • WpView
    Reads 99,199
  • WpVote
    Votes 2,052
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 8, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
SPIN-OFF DEAPEST FALL Story of Elea & Fenly *** Bagi Elea, hidup dengan bahagia itu tidak ada. Sejak dulu, bahagia tak pernah menghampirinya. Mungkin Tuhan menitipkan malaikat kecil itu untuk menjadi sumber bahagianya, meski sang Ayah dari janinnya itu tidak menginginkan kehadirannya. Bolehkah satu kali ini saja Elea mengharapkan kebahagiaan untuk dirinya?
All Rights Reserved
#8
pregnant
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Future (new version)
  • The Hunter
  • Unplanned Pregnancy
  • Married For Babies (Tamat)(Pindah Ke Dream)
  • Expect a Happy Ending [complete🧚🏻‍♀️]
  • Safa [END]
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Prenuptial Agreement

Mungkin sebagian sudah pernah baca cerita ini dengan nama tokoh lain. Ini bukan aku menjiplak karya orang, tapi ini memang karyaku yang hanya aku revisi aku rombak dan aku ubah nama tokohnya supaya bisa dibaca semua orang. Jadi jangan beranggapan kalau aku plagiat karya orang ya. Kamu bersamaku, jiwamu di dekatku. Tapi kenapa aku tidak tahu semua tentangmu. Aku pikir setelah jauh mengenalmu kamu sudah bisa terbuka kepadaku. Ternyata tidak, seakan banyak rahasia yang kamu sembunyikan. Lalu apakah aku memang memiliki tempat spesial di hatimu atau hanya pengisi kekosongan sementara. Di mana kamu akan pergi jika memang sudah mendapat yang lebih baik dariku? Dan aku hanya sebatas pengganti dia yang ada di masa lalumu? Tak bisakah aku menjadi masa depanmu? Di mana hanya ada kamu dan aku, kita berdua. -Iqbaal Pradipta Seandainya aku bertemu denganmu sebelum aku bersamanya mungkin keadaannya tidak serunyam ini. Tapi aku tidak menyesal karena bagaimanapun juga masa lalu itu memang harus ada. Bukannya aku tak mau jujur, hanya saja aku tidak bisa jika kamu menginginkan hanya ada kita berdua karena aku sudah harus bertanggung jawab pada malaikat-malaikat kecilku. Aku hanya takut jika yang lalu akan terulang lagi dan menyisakan aku yang terpuruk lagi. Selamat datang di masa depanku, yang banyak berisi tentang teka-teki yang mungkin sulit untuk kamu pahami. -Anastasya Lee

More details
WpActionLinkContent Guidelines