What They Say Is Not True

What They Say Is Not True

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 22, 2026
"aku pembawa sial, ngapain kamu mau sama aku?" R. Nolan Alveria dan Aurel Mykha Narendra. Bagi Nolan, Aurel seperti sosok yang rapuh dan membutuhkan pegangan agar bisa bangkit, tapi bagi Aurel, diri nya adalah pembawa sial Orang tua nya bercerai, keempat abang nya membenci nya, bahkan alasan orang tua nya bercerai karena sang ibu mendonorkan mata nya untuk Aurel sehingga sang ibu buta, dan oleh karena ibu sang ayah menceraikan nya dan menikah lagi Aurel tidak di anggap ada di keluarga ini, dia lelah, dia merasakan tekanan batin, dia hancur, dia bersalah. "Harus nya lu mati aja, lu pembawa sial" kata-kata yang selalu terngiang-ngiang di benak nya, perkataan sang kakak yanng paling tua menggores hati nya Tapi di sinilah dia, bertemu dengan Nolan, yang bahkan tidak tahu juga rasa nya hangat keluarga? Nolan selalu melindungi nya, membela nya apapun yang terjadi Akan kah Nolan dan Aurel tetap bersama?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MUKTI AGUNG
  • Halo Gus!!
  • The Lost Cael (Selesai)
  • Sialan, Ko Jadi Gini?! [END]
  • Bodyguard Salah Alur
  • After the Fall
  • ENVELOVE
  • Tsundere Maniak Susu
  • PERIHELION
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA

(Manipulatif, redflag) Terjadi penggerebekan di sebuah desa terpencil yang jauh dari kota, para warga desa berbondong-bondong mendatangi sebuah rumah saung yang terletak ditengah hamparan sawah yang ditumbuhi jagung. Laura berusaha menjelaskan, bahwa tidak terjadi apa-apa antara dirinya dan Mukti di rumah saung itu, namun tidak ada satupun yang mempercayai ucapannya, bahkan kedua orang tuanya pun tak percaya. Diam-diam, Mukti tersenyum melihat keputusasaan Laura, mungkin dikampung ini, hanya gadis itu yang tau bagaimana gilanya dia. "Rantai bernyawa ini, bakal susah dilepasin neng." bisik Mukti di telinga Laura.

More details
WpActionLinkContent Guidelines