ESOK MUNGKIN LEBIH BAIK

ESOK MUNGKIN LEBIH BAIK

  • WpView
    LETTURE 46
  • WpVote
    Voti 5
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, ott 18, 2024
Cerita Esok Mungkin Lebih Baik mengisahkan tentang Ellenoa (Elle), seorang anak bungsu yang sering dipersalahkan dan diabaikan oleh keluarganya, terutama kakaknya, Lathifah. Elle selalu berada di posisi yang salah dalam segala situasi di rumahnya, meskipun kadang dia tidak melakukan kesalahan apa pun. Ketidakadilan ini mengisolasi Elle secara emosional dari keluarganya, bahkan pada titik di mana dia tidak diberi makan malam. Satu-satunya pelipur lara Elle adalah Mahesa (Hesa), pacarnya, yang selalu mendukung dan membuatnya merasa berharga. Namun, meskipun Hesa memberikan kenyamanan, perasaan bersalah dan ketidakberdayaan Elle masih terus menghantuinya. Cerita ini mengeksplorasi tema tentang beban emosional yang disebabkan oleh hubungan keluarga yang toxic, pencarian jati diri, dan harapan Elle akan kehidupan yang lebih baik di tengah rasa sakit dan pengabaian. Seiring berjalannya cerita, Elle akan mengalami lebih banyak tantangan, terutama setelah dia mengetahui bahwa Hesa ternyata berselingkuh, yang membawa Elle menuju akhir tragis dalam hidupnya.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Sulung
  • KARA
  • KALANDRA with ES [END]
  • ELDRA
  • Elgara Bramasta  (END)
  • Another Girl
  • Aksa
  • KEBAHAGIANKU
Sulung

Fondasi terkuat dari tiap pasangan yang ada di muka bumi ialah seorang anak. Di anugrahi seorang anak memanglah membahagiakan tapi bukan berarti anak itu harus di kucilkan apabila ia tak sanggup tuk raih apa yang orang tuanya mau. Seperti anak sulung keluarga .... yang selalu di tuntut ini dan itu, yang selalu di minta untuk sempurna, yang di minta untuk mengharumkan nama baik keluarga, yang selalu di cap salah dalam hal yang ia lakukan. Bahkan kesalahan yang di perbuat belum tentu menjadi kebwnaran bahwasannya anak malamg itu bersalah. Tidakan ini justru tanpa di sadari, membuat anak sulung itu juga akan rapuh, tak selamanya ia dapat menjadi sempurna ia akan mendapat kekurangan, tidak selamanya ia dapat mengharumi nama baik keluarga. Ia juga manusia yang mudah rapuh, jangan terus tuntut ia melakukan hal yang tidak selalu dirinya bisa untuk lakukan, jangan buat anak itu di benci oleh orang terdekatnya akibat tingkah para orang tua yang membatasi kesosialitaannya pada dunia luar selain rumah. Biarkan ia mendapat sandarannya sendiri untuk menangis dan bercerita, biarkan ia bebas sejenak dari kata-kata yang terombang-ambing dalam pikirannya. Jangan paksakan banyak hal pada dirinya. ''Ayah, Bunda, maaf- Esa belum bisa jadi anak yang baik buat kalian ...'' ''No, udah dulu ya, Nak. Nanti dadanya sakit, Esa itu anak paling hebat yang pernah ayah miliki.'' ''Esa, sayangnya Bunda. Semangat terus ya biar bisa bareng lagi sama kita. Nanti Bunda janji bakal bawa sama masakin semua yang Esa mau, oke!?'' ''Bang, Esa ... Jidan mau abang temenin main nanti.''

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti