Two Bright Stars.

Two Bright Stars.

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 9, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Fiksi! Cerita tentang persahabatan dan kekeluargaan. Lima sahabat, namanya. Mereka terdiri dari kumpulan bocah berusia 13 tahun. Aira, Jasmin, Noah, Oji, dan Ucup. Mereka percaya, jika persahabatan mereka akan terus terjalin walaupun jarak terlentang begitu jauh. Suka dan duka persahabatan selalu datang, menguji kekuatan mereka tentang arti sahabat yang sebenarnya. Namun cerita di balik sahabat, tentu mendapat kendati yang demikian. Antara Shaira Renjana Wijaya dan Noah Sabiru. Keduanya lahir dan bahagia bersama. Namun takdir mengatakan jika keduanya hanyalah seorang sahabat, seorang saudara, seorang keluarga bagi keduanya. "katanya, kepompong itu akan berubah menjadi kupu-kupu yang cantik. Lantas, apa persahabatan kita juga akan berakhir indah seperti kupu-kupu itu, Noah?" "Entah lah, Ra. Kamu tau? Oji dan Jasmin mungkin sudah jauh seperti bintang kecil di langit, begitupun dengan Ucup. Kita di sebelah sana." tunjuk Noah pada dua bintang dengan sinar yang paling terang. "Dua bintang itu paling bersinar, Ra. Karena mereka berdekatan. Tidak banyak jarak, aku harap... persahabatan kita akan terus seperti dua bintang itu."
All Rights Reserved
#240
wattpad2024
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Night Calls
  • Mas Bupati
  • Clause of Us
  • Under The Authority Of Senopati
  • Círculo del Destino
  • A Matchmaker's Quest [END]
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+] END

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines