Kenangan tak terlupakan

Kenangan tak terlupakan

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 2, 2024
Di kota yang sering dilanda hujan, seorang siswa bernama Aldo memiliki kebiasaan unik: ia sering tidur di kelas. Meski demikian, Aldo memiliki bakat luar biasa dalam futsal dan musik. Diam-diam, Aldo menaruh hati pada Violin, seorang musisi berbakat dan populer di sekolah mereka. Violin sering memberikan perhatian lebih pada Aldo, membuatnya berharap untuk menjalin hubungan lebih dari sekadar teman. Suatu hari, Aldo memberanikan diri untuk mengajak Violin keluar. Dengan canggung, ia mengutarakan perasaannya dan meminta Violin menjadi pacarnya. Violin, yang sebenarnya sudah tahu perasaan Aldo, menerima dengan bahagia namun menolak hadiah cincin mahal yang Aldo berikan, mengingatkannya untuk tidak menghabiskan uang sebesar itu. Namun, kebahagiaan Aldo dan Violin tidak bertahan lama. Muncul konflik ketika Aldo melihat Violin jalan dengan pria lain, Andi. Fajar, Riko, dan Dito yang melihat kejadian itu marah besar dan menyerang Andi dengan brutal. Situasi semakin memanas ketika Violin memutuskan hubungan dengan Aldo dan mulai berpacaran dengan Andi, memicu kemarahan Fajar, Riko, dan Dito.
(CC) Attribution-ShareAlike
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dikala itu, Aku Tak Mengerti
  • Arah (END)
  • Bad boy is a good boy for me [END]
  • Revenger Cries New
  • Dia Atau Ayahnya
  • RADESTA
  • The Main Character (END)
  • Stay with me

Di sebuah sekolah menengah yang biasa-biasa saja, Rana, seorang siswi yang cenderung menghabiskan waktunya sendiri, secara tak terduga menarik perhatian Danar, seorang teman sekelas yang selalu duduk di sebelahnya. Meskipun awalnya hanya duduk di sebelahnya tanpa banyak interaksi, kehadiran Danar mulai mengubah dinamika sehari-hari Rana di sekolah. Ketika Danar mengalami kesulitan melihat tulisan di papan tulis, Rana dengan sigap membantunya, dan dari sinilah pertemanan mereka dimulai. Di tengah kegiatan sehari-hari di sekolah, hubungan mereka mulai berkembang, meskipun Danar adalah sosok yang lebih tertutup. Namun, dalam setiap interaksi mereka, terjalinlah kehangatan dan keramahan yang membuat mereka semakin dekat. Namun, ketika Rana mengetahui bahwa Danar memiliki pacar, dia tak dapat menyembunyikan perasaan sedihnya. Meskipun dia mencoba untuk menyembunyikan perasaannya, Rana merasa kecewa karena memahami bahwa hubungan mereka mungkin hanya sebatas pertemanan. Namun, di tengah perasaan yang rumit, Rana memilih untuk tetap menjaga hubungan baik dengan Danar, meskipun hatinya terluka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines