"Episode Mengagumimu"

"Episode Mengagumimu"

  • WpView
    Membaca 748
  • WpVote
    Vote 97
  • WpPart
    Bab 25
WpMetadataReadLengkap Kam, Jun 20, 2024
Selamat datang di sebuah perjalanan indah dan rumit yang akan membawa anda menyusuri lorong-lorong hati seorang gadis yang sedang mencari tokoh utama dalam hidupnya. Alana Saviera Alletta, seorang gadis yang berjuang untuk menemukan cinta sejati, tidak pernah menyangka bahwa perjalanannya akan dimulai di masa putih abu-abu. Saat itulah ia bertemu dengan Argani Putra Prajatama, sosok laki-laki yang hampir sempurna di matanya. Dari pertemuan pertama, mereka menjadi teman baik, menjalin komunikasi yang cukup erat hingga terasa seperti sepasang remaja yang sedang jatuh cinta. Namun, hanya Alana yang merasakan cinta yang tulus. Setelah berteman cukup lama, takdir memaksa mereka berpisah, meninggalkan Alana dengan kenyataan pahit yang harus diterimanya. Di masa setelah perpisahan, Alana terus mencari sosok Argani dalam diri orang lain, namun tak pernah berhasil. Bagi Alana, Argani adalah satu-satunya yang sempurna. Apakah Alana akan menemukan kembali cintanya yang hilang, atau akankah dia terus terjebak dalam bayang-bayang masa lalu? kisah ini 70% berdasarkan kisah nyata penulis
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • STROBERI DAN KOPI
  • Pengganti  [END]
  • Beauty and the Boss
  • Last Love
  • Raga Alana
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • 𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎�𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓

[Season kedua dari : Do you remember your first cup of coffee] Bahwasanya setelah patah dan hancur lebur bersama kehilangan bertubi-tubi yang ia rasakan di masa lalu, sebuah luka amat besar masih menghuni hatinya. Medhya sadar bahwa hatinya tak siap menerima lelaki lain hingga ia menolak lamaran Akbarra Hadinata, yang bertahun-tahun menunggunya dengan sabar. Lalu, bagaimana bisa insiden penolakan itu justru berujung dengan pertemuan yang tidak terduga? Medhya tidak tahu, ini disebut karma atau kutukan. Yang manapun itu, sama-sama tidak menyenangkan. Sebab, ketika masa lalu yang menyedihkan itu datang, satu persatu luka Medhya yang telah sembuh kembali berlubang. Semuanya berantakan. Pertanyaannya, jika dulu lelaki itu menghancurkannya sedemikian rupa, apakah kali ini ia mampu menebus kesalahannya ; seperti apa yang ia janjikan? Atau justru, Medhya akan hancur lagi, lebih parah dari empat tahun lalu? "Sudah cukup main-mainnya. Sekarang, saatnya kamu kembali denganku, Zaline." Sialnya, Medhya masih berdebar-debar ketika menatap matanya yang kebiruan. Hati Medhya masih mendamba lelaki itu dengan sangat. Petaka. Benar-benar petaka. ❗Warning : bab 57-60 sudah dihapus. Bisa dibaca di karyakarsa jika berkenan. Terimakasih 🙏

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan