[BL] Smiling Clown

[BL] Smiling Clown

  • WpView
    LECTURES 702
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadContenu pour adultesTerminé mar., janv. 14, 2025
Terjadi kasus pembunuhan berantai di kota. Korbannya mayoritas adalah anak-anak berusia belasan tahun. Selalu ditemukan dalam bak sampah dengan bola mata dan organ tubuhnya yang hilang. Pelakunya dijuluki sebagai "Child Killer." Luigi merupakan seorang badut di taman hiburan Fantasy World. Suatu malam ia tak sengaja menemukan gadis kecil yang menangis karena terpisah dari orang tuanya. Jam operasional taman hiburan yang tutup sebentar lagi membuat Luigi memutuskan membantu gadis itu sampai akhirnya bertemu kembali dengan kedua orang tuanya. Di pagi hari berikutnya, Luigi melihat berita pembunuhan sekali lagi dengan korbannya seorang gadis kecil. Kali ini nama anak itu adalah Rachel. Anak yang ia bantu di malam sebelumnya.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • [END] High School of Mystery: Crimson Case
  • [END] High School of Mystery: Russet Case
  • Kiara's Secret
  • Did You Kill Her?
  • MURDERER IN THE SCHOOL SEASON 2 [COMPLETED]
  • Permainan Tuhan
  • My Alter Ego
  • The Secret [COMPLETED]
  • [END] High School of Mystery: Cinereous Case

[High School of Mystery 2] "Kebenaran harus ditegakkan apa pun resikonya." Kehidupan Kevin dan teman-temannya kembali terusik dengan kehadiran kasus pembunuhan di sekolah mereka. Dimulai dari mayat seorang siswi yang ditemukan tewas kehabisan darah di dalam toilet dengan meninggalkan jejak-jejak penyiksaan yang begitu sadis. Tak berselang lama, seorang siswa yang memiliki hubungan erat dengan korban pertama juga ditemukan tewas di dalam ruang kelas dengan kondisi yang jauh lebih mengerikan. Beberapa waktu berlalu. Pelaku sepertinya sengaja membuat kasus-kasus tersebut terlihat seperti kasus bunuh diri sehingga polisi tak punya pilihan lain selain menghentikan penyelidikan. Tak lama kemudian, seorang gadis dari klub teater juga nyaris bernasib sama dengan kedua korban sebelumnya seandainya seseorang yang sangat misterius datang menyelamatkannya. Kemampuan mereka sebagai detektif kembali diuji dengan kasus pembunuhan yang seolah tanpa akhir. Mereka hanya memiliki dua pilihan. Menghentikan pelaku dan membuat permainan ini menjadi happy ending. Atau, membiarkan semuanya terjadi hingga berakhir mengerikan. Permainan berdarah baru saja dimulai. Sebuah kasus ternodai warna merah yang lebih kelam daripada darah. Warna merah krimson.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu