Innocent Boy

Innocent Boy

  • WpView
    Leituras 34
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, mai 2, 2025
WpInfo
Ficção
Romance
"Eh, tunggu" Cegah Feya dengan senyum khasnya Ibra berhenti melangkah, namun ia tak menoleh ke belakang. Menunggu apa yang akan dilakukan Feya selanjutnya. Melihat Ibra berhenti, Feya tersenyum menggoda. Ia berjalan makin dekat ke arah Ibra. Tangan gadis itu bergerak ke atas menyentuh kacamata yang bertengger di hidung Ibra. "Ada kotoran dikacamata lo" Ucap gadis itu sembari menyentuh kacamata Ibra lalu tangannya merambat mengelus pipi lelaki itu. Ibra yang mendapat perlakuan seperti itu menepis tangan Feya dengan kasar. Feya tentu saja terkejut dengan tindakan itu. Ia tak menyangka ada yang secara terang-terangan menolak sentuhannya. Hello! This is Feya, cewek paling cantik dan seksi seantero sekolah. "Lo?!! Lo nepis tangan gue? Lo gak tau siapa gue, hah?!" Sentak Feya Ibra dengan wajah datarnya melangkah meninggalkan Feya tanpa mengindahkan ucapan gadis itu. Feya yang ditinggalkan begitu saja tak terima. "Woi cowok culun, lugu, polos, kutu buku! Liat aja ya! Gue bakal buat lo jatuh cinta sama gue! Sampai-sampai lo siap mati demi bisa hidup bareng gue! Wah, pepek lo ya!" Teriak gadis itu menggebu-gebu. WARNING 18+ Buat yang dibawah umur harap cari cerita lain.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • MEISYA
  • GILANG ABRAHAM
  • ICE GIRL
  • Angel(o)
  • Sweet Combat
  • Aksara Lingga
  • JAM 3 SORE
  • Rannia√

Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo