Mati Enggan, Hidup Pun Susah

Mati Enggan, Hidup Pun Susah

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 23, 2025
ada hujan yang tak berhenti menangis, ada gerimis yang berencana untuk berhenti, ada badai yang mengajaknya berlari dan berniat tuli. "bagaikan jiwa yang terpisah, mati enggan hidup pun susah." "aku sangat benci keadaannya." aku, masih belum berani.
All Rights Reserved
#9
harshwords
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelangi Redup
  • ayah, mau kemana? [END]
  • jalan hidupku...
  • RUANG HAMPA (terbit)
  • Hanna azmia
  • AKU
  • Kehidupan Yang Saya Lihat (END)
  • Kita punya Cinta tapi Dunia punya Norma

Beberapa jiwa berteriak hingga kata-kata mereka layu dalam lautan suara, sementara lainya memiliki keheningan, membiarkan suara hati mereka bergema dalam kesunyian entah itu untuk melupakan badai emosi atau hanya mencari pelabuhan empati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines