Ko'Asep
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 3, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Abercio Mahanta , Lelaki putih bermata sipit keturunan Tionghoa yang kental dari ayahnya. Hobby nya main motor, motor kesayangan nya Ducati Panigale V4 SP2 yang ia dapatkan dari ibunya sebagai give karena Abercio menjawab kuis dengan tepat. Eudora Galathea , Gadis seputih susu bermata hitam pekat. penggemar cowok coklat atletis yang perutnya terdapat enam roti. Eudora menyukai langit tapi sedikit tak menyukai Abercio. Kisah mereka bermula di saat tukang Cilok kehilangan gasnya dan Abercio menjadi dalangnya bertemu dengan Eudora yang tengah mengintip di ruang ganti pria. "LO NGINTIP YAHH!!" teriak Abercio saat memergoki seorang gadis yang dikenalnya. "Ssssthhhhhh! berisik Asep, ganggu aja lo bangke" bisik Eudora dengan wajah panik melihat cowok jangkung dengan gas hijau di tangannya. "Wah gak bener mata lo kelilip dosa nih pasti habis ngintipin cowok. Muka koko-koko gini lo panggil Asep? Nama gue Abercio, panggil koko juga oke", ucap Abercio dengan kedipan mata di akhir kalimat. Eudora bergidik geli, " Iy-... "WOY TERNYATA MANEH NUH MALING ELPIJI AING!! " "ANJIR!!!!, CEPET KABUR!!!!" Abercio menarik tangan Eudora menyeret nya untuk berlari. "LEPASIN TANGAN GUEE!!!! ITU GAS BALIKIN ASEPP!!!", " DI JUALL BUAT BELI CILOK, BAGI DUA ENTAR!!!", teriak Abercio, "ARI AING TEH TUKANG CILOK BUDAK BANGOR!!", teriak tukang cilok. Eudora menangis sembari berlari, " ASEP GOBLOG!!!!, HIKS" "PANGGIL GUE KOKO!!!" "IYA KO ASEP!!!",
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DRYSTAN (End)
  • AGASKAR [[ SUDAH TERBIT ]]
  • ZEAREI [PERJODOHAN]
  • NANGGALA
  • I LOVE SEBLAK
  • It's me, Evarly
  •  ALZERA (On Going)
  • SPOILEDBOY
  • Dirgantara (REVISI)
  • KENAN [END]

"Lo masih ngambek sama gue?" Drystan mengelus pipi Amadora dengan penuh kelembutan. Amadora menepis tangan Drystan dengan pelan. "Gue gak ngambek tuh." "Kalau ada masalah, bilang sama gue." "Gue gak kenapa-napa. Urusin aja Pandora lo itu!" ketus Amadora. "Nanti pulang sekolah bareng sama gue," perintah Drystan sembari melepaskan pelukannya pada tubuh sang pacar. Amadora tahu bahwa semua ini adalah kesalahannya. Andai saja mereka berdua tidak menjalani hubungan secara diam-diam, mungkin saja Pandora akan merasa segan untuk berdekatan dengan Drystan dan menjaga batasannya. Namun tentu saja semua itu tidak semudah apa yang dipikirkan. Jika mereka tahu tentang Drystan, kehidupan cowok itu akan terancam. *** ©defitnoventri

More details
WpActionLinkContent Guidelines