JINGGA
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 3, 2025
"Ayah adalah cinta pertama anak perempuan" Sebuah kalimat yang sering kita dengar. Banyak anak perempuan yang mendapatkan cinta dan kasih sayang dari seorang ayah. Bahkan kebanyakan anak perempuan lebih dekat dengan sosok ayah. Ayah akan selalu melindungi anak perempuannya. Berbeda dengan MIREYA JINGGA NAEVA. Gadis berusia 17 tahun yang tidak pernah mendapatkan cinta dan kasih sayang seorang Ayah. Ibunya meninggal setelah melahirkannya dan itu menjadi penyebab Jingga dibenci oleh Ayahnya. ............................. "Kamu itu cuma anak pembawa sial yang lahir dari rahim istriku" "Apa Jingga seburuk itu dimata Papa" "Apa Jingga nggak pantas mendapat kasih sayang seorang Ayah? Penasaran sama ceritanya? Yuk baca cerita Jingga!
All Rights Reserved
#144
jingga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Qalbu {Terbit}
  • Sayap Yang Tak Pernah Satu
  • Different [END]
  • PROBLEM || KIM SUNOO (REVISI)
  • DEAR LOVE
  • Bintang Yang Kupanggil Ayah [HIATUS]
  • DANADYAKSA
  • Radithya : Warna-Warni Hubungan Tanpa Status [END]
  • AILAH(END)✅
  • AFKARA [END]

{Teenfiction-Spiritual} "Yah, izinin Acha tetap homeschooling. Acha nggak mau sekolah di tempat umum." Gadis belia kisaran berusia 15 tahun, kini sedang membujuk sang ayah agar tetap mengizinkannya untuk homeschooling. "TIDAK!" ucap lelaki yang di perkirakan berusia 40 tahun itu. Ia tetap kukuh dengan keputusannya untuk menghentikan putri tunggalnya itu homeschooling. "Ayah ingin kamu tumbuh seperti remaja lainnya. Ayah ingin kamu bisa bergaul dengan banyak orang, dan Ayah ingin kamu melawan rasa takutmu itu." Lanjut sang ayah dengan tegas. Gadis yang bernama lengkap Jingga Cahaya Senja itu hanya bisa menunduk. Ia berusaha menahan air mata yang sebentar lagi akan jatuh membasahi wajahnya. "Dan satu lagi, Ayah ingin kamu mempunyai teman manusia. Bukan HANTU!" Lelaki itu langsung berjalan keluar rumah, dan menyisakan anak gadisnya itu sendirian di ruang keluarga sambil menunduk, seolah meratapi nasibnya. Allah SWT berfirman : وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Az-Zariyat 51 : Ayat 56)

More details
WpActionLinkContent Guidelines